Fenomena gunungan sampah di Jalan Mandiri, Leuwi Goong, Desa Cimahi, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, kian memprihatinkan.

Sinarpos.com -karawang -Tumpukan sampah yang menggunung di pinggir jalan tersebut menjadi sorotan warga karena dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekitar.

Sampah yang diduga berasal dari pembuangan liar itu terus bertambah setiap harinya. Bau tidak sedap tercium menyengat, terutama saat cuaca panas. Kondisi ini membuat warga yang melintas maupun yang tinggal di sekitar lokasi merasa terganggu.

Warga setempat mengaku telah melaporkan permasalahan ini kepada aparat Desa Cimahi. Namun, hingga kini belum terlihat adanya langkah konkret untuk membersihkan atau menertibkan lokasi tersebut. Hal ini memunculkan kekecewaan di tengah masyarakat.

Selain mengganggu estetika lingkungan, gunungan sampah itu juga berpotensi menjadi sarang penyakit. Lalat dan hewan pengerat mulai bermunculan, sehingga warga khawatir akan dampak kesehatan yang bisa timbul, terutama bagi anak-anak.

Tak hanya itu, tumpukan sampah juga dikhawatirkan menyumbat saluran air di sekitar Jalan Mandiri. Saat musim hujan tiba, kondisi ini berisiko menimbulkan genangan air bahkan banjir yang dapat merugikan warga.

Masyarakat berharap pihak Kecamatan Klari maupun dinas terkait di Kabupaten Karawang segera turun tangan. Penanganan yang cepat dan tepat dinilai sangat diperlukan agar persoalan ini tidak semakin meluas.

Warga juga meminta adanya tindakan tegas terhadap oknum yang membuang sampah sembarangan. Pemasangan papan peringatan serta pengawasan rutin dianggap penting untuk mencegah lokasi tersebut kembali dijadikan tempat pembuangan liar.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan serius di wilayah Kabupaten Karawang. Diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.kamis (19/2/2026)

Red

BERITA TERKAIT

BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

GIIAS 2025

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
error: Maaf.. Berita ini diprotek