Taring Polda Sulut Lemah, Diduga Takut Tangkap Trio Mafia BBM Frenly, Ucin Dan Marco

SINARPOS.comManado || Para penegak hukum di Sulawesi Utara terkesan lemah acuh tak acuh seakan menutup mata membiarkan para mafia solar terus melancarkan aksi melakukan kerugian pada negara.

Para mafia solar tidak ada rasa takutnya lagi terhadap aparat penegak hukum.

Hal ini menjadi dugaan, para mafia solar sudah meninabobokan aparat penegak hukum sehingga enggan lagi mengusut atau memberantas para mafia dengan sengaja mengilegalkan solar yang benar- benar merugikan negara.

Meskipun sudah beberapa kali diberitakan oleh media namun sampai saat ini terlihat Trio Mafia BBM Frenly,Ucin dan Marco diduga masih menjalankan bisnisnya mengilegalkan solar.

Para Mafia BBM berjenis solar yang ada di Kota Manado nampaknya sudah tidak takut terjerat hukum, dan Aparat Penegak Hukum tidak bernyali untuk menangkap dan memproses para Mafia BBM berjenis solar tersebut.

Contohnya semasa itu,Trio mafia BBM bernama Frenly,Ucin dan Marco, beberapa waktu yang lalu Polda Sulut sempat menangkap mobil kendaraan miliknya namun, entah kenapa Trio mafia ini bisa bebas menjalankan kegiatan ilegalnya kembali bahkan, saat ini ke tiga trio mafia diduga mempunyai tempat penimbunan lebih dari satu.

Mafia BBM Frenly , Ucin dan Marco ini dikenal dikalangan para Mafia BBM lainnya sebagai Mafia BBM yang diduga kebal hukum dan tidak takut dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polda Sulut. 

Pasalnya, sampai saat ini penimbunan BBM jenis Solar bersubsidinya berjalan mulus layaknya di Taas,Kombos, Mapanget dan Paniki tanpa mampu disentuh oleh Polda Sulut dan Polresta Manado. 

Informasi yang diterima Oleh awak media ini, bahwa Trio Mafia BBM saat ini diduga memiliki gudang penimbunan yang mencapai puluhan ribu liter, dan BBM yang didapatinya setiap hari mencapai ribuan liter yang diduga disedot dari beberapa SPBU yang ada di Manado. Sabtu, (04/01/2025).

Ketiga Trio ini juga diketahui, untuk mendapatkan BBM jenis Solar bersubsidi diduga sudah bekerja sama dengan Operator bahkan diduga juga menjalankan sama- sama dengan Manager SPBU dengan memberikan imbalan uang. Dan perlu diketahui juga Mami memakai berbagai jenis kendaraan untuk mengangkut BBM tersebut. 

Mafia BBM Frenly, Ucin dan Marco pun dengan bebas menjual BBM bersubsidi tersebut kesejumlah agen-agen BBM Industri dengan harga Industri tanpa disertai pajak, sehingga hal ini sangat merugikan Negara. 

Mafia BBM ketiga berinisial F,U,dan M ini diduga menguasai seluruh APH yang ada di Sulut sehingga sampai saat ini ketiga mafia tersebut tidak pernah tersentuh hukum, bahkan diduga, para penegak hukum dalam hal ini polda beserta jajarannya enggan menyentuh atau memproses hukum Mafia BBM bernama Frenly, Ucin dan Marco.

Redaksi/Team.

Admin SINARPOS.com

Yang Jelas Jelas Ja napa

BERITA TERKAIT

BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

GIIAS 2025

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

Kantor Penasehat Hukum Hendri C Saragi, SH Desak Otopsi Jenazah Imam Komaini Sidik Oleh Tim Medis TNI: Mengungkap Tabir Kematian yang Penuh Tanda Tanya

Kantor Penasehat Hukum Hendri C Saragi, SH Desak Otopsi Jenazah Imam Komaini Sidik Oleh Tim Medis TNI: Mengungkap Tabir Kematian yang Penuh Tanda Tanya

Tragedi Pembunuhan Menyimpan Tanda Tanya, Ada Apa di Balik Peritiwa ini ?

Tragedi Pembunuhan Menyimpan Tanda Tanya, Ada Apa di Balik Peritiwa ini ?

Jalan Rusak di Daerah Pesantren Kelapa Sawit: Suara Warga yang Tak Kunjung Didengar

Jalan Rusak di Daerah Pesantren Kelapa Sawit: Suara Warga yang Tak Kunjung Didengar