PTPN 1 Regional 2 Perkuat Konservasi Lingkungan Lewat Rehabilitasi 6.000 Hektar Lahan

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 2 terus mengintensifkan program rehabilitasi dan penghijauan lahan di wilayah operasionalnya. Inisiatif ini diarahkan untuk menjaga fungsi ekologis kawasan sekaligus menekan potensi bencana alam yang dapat muncul akibat degradasi lingkungan.

Regional Head PTPN 1 Regional 2, Desmanto, mengungkapkan bahwa program tersebut menyasar area seluas kurang lebih 6.000 hektar yang memiliki peran strategis sebagai kawasan penyangga ekosistem dan daerah resapan air.

Ia menjelaskan, sekitar 1.500 hektar dari luasan tersebut saat ini telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian. Jika tidak ditata dengan pendekatan konservasi, kondisi ini berpotensi memicu kerusakan lingkungan seperti erosi, penurunan kualitas tanah, hingga risiko banjir dan longsor.

“Kami memandang perlu adanya penataan kembali melalui penanaman tanaman tahunan dan komoditas perkebunan yang memiliki fungsi konservasi,” ujar Desmanto. Tanaman seperti teh, kina, kopi, serta tanaman keras lainnya dipilih karena dinilai mampu memulihkan keseimbangan ekosistem.

Lebih lanjut, Desmanto menambahkan bahwa tanaman teh memiliki karakteristik perakaran yang kuat dan dalam, sehingga efektif dalam menjaga stabilitas tanah dan meningkatkan kemampuan lahan dalam menyerap air. Hal ini menjadikan teh sebagai salah satu komoditas yang berkontribusi besar terhadap upaya mitigasi bencana.

Tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, program penghijauan ini juga dirancang dengan pendekatan sosial. PTPN 1 Regional 2 melibatkan masyarakat sekitar dalam proses penanaman hingga perawatan tanaman, sehingga tetap membuka peluang ekonomi bagi warga setempat.

“Kami ingin memastikan bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan keberlanjutan penghidupan masyarakat,” pungkasnya.**

Sam Sodikin

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Kantor Penasehat Hukum Hendri C Saragi, SH Desak Otopsi Jenazah Imam Komaini Sidik Oleh Tim Medis TNI: Mengungkap Tabir Kematian yang Penuh Tanda Tanya

    Kantor Penasehat Hukum Hendri C Saragi, SH Desak Otopsi Jenazah Imam Komaini Sidik Oleh Tim Medis TNI: Mengungkap Tabir Kematian yang Penuh Tanda Tanya
    error: Maaf.. Berita ini diprotek