
JAKARTA — Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS) memaparkan strategi pembangunan daerah yang komprehensif dalam kegiatan audiensi sekaligus tapping program Nusa Raya bersama Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).
Dalam forum dialog tersebut, Kang DS menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Bandungberlandaskan pada visi “Terwujudnya Kabupaten Bandung Lebih BEDAS, Maju dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas” yang mencakup nilai Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera.
“Visi BEDAS kami pastikan terimplementasi secara konsisten melalui sistem perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi yang terintegrasi. Visi ini menjadi landasan utama dalam RPJMD 2025–2029, kemudian dijabarkan dalam RKPD, Renstra, dan Renja seluruh perangkat daerah, dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur,” ujar Kang DS.
Ia menambahkan bahwa keselarasan kebijakan diperkuat melalui Perjanjian Kinerja antara kepala daerah dan pimpinan perangkat daerah, sehingga setiap program berorientasi pada hasil dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Respons masyarakat cukup baik karena yang dirasakan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi kehadiran pemerintah dalam kebutuhan dasar sehari-hari,” tegasnya.
Dalam sektor ketahanan pangan, Pemkab Bandung mengintegrasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Gerakan Tanami Halaman (GERTAMAN) sebagai fondasi ketahanan pangan keluarga dan penggerak ekonomi desa. Saat ini MBG menjangkau sekitar 1,253 juta penerima manfaat dengan dukungan 295 dapur SPPG yang terus ditingkatkan menuju kebutuhan ideal 375 dapur.
Untuk memastikan mutu dan keberlanjutan program MBG, Pemkab Bandung menerapkan penguatan tata kelola lintas perangkat daerah, standarisasi dapur, peningkatan kapasitas SDM, pengawasan mutu pangan, penguatan rantai pasok pangan lokal melalui Koperasi Desa Merah Putih, serta pengelolaan lingkungan berbasis TPS 3R/3T dan pengolahan sampah organik.
Sementara itu, menurut Kang DS, GERTAMAN telah dijalankan sebagai proyek percontohan di 10 desa Kecamatan Soreang dan akan diperluas ke seluruh kecamatan dengan melibatkan sekolah, puskesmas, pusat ekonomi, dan kantor pemerintahan. Program ini membangun budaya pangan mandiri sekaligus menciptakan perputaran ekonomi desa yang berkelanjutan.
Di sektor pendidikan, Kang DS menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga penguatan karakter generasi muda melalui muatan lokal wajib seperti Pendidikan Moral Pancasila, pembelajaran Al-Qur’an, serta Bahasa dan Budaya Sunda, serta penguatan peran keluarga dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Komitmen peningkatan kualitas SDM juga tercermin dalam Program Beasiswa BESTI (Beasiswa Ti Bupati) yang telah mengalokasikan anggaran Rp23 miliar untuk 561 mahasiswa berprestasi sejak 2022–2025, disertai pembinaan kepemimpinan dan karakter agar lulusan kembali berkontribusi bagi daerah.
Dalam bidang kesehatan, Pemkab Bandung terus menjaga capaian Universal Health Coverage (UHC) yang saat ini berada di angka 94,03 persen, dengan strategi penguatan pembiayaan JKN, rekrutmen dan distribusi tenaga medis, akreditasi fasilitas kesehatan, serta penguatan sistem rujukan, seiring pembangunan RSUD di berbagai wilayah.
Sementara di sektor infrastruktur, percepatan pembangunan dilakukan secara terencana dengan target penuntasan 500 km jalan kabupaten selama periode 2026–2028, disertai penataan sistem drainase terpadu di kawasan rawan genangan untuk mendukung konektivitas wilayah, distribusi ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.
“Yang kami bangun bukan hanya infrastruktur, tetapi sistem dan layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi rakyat,” ujar Kang DS.
Melalui sinergi kebijakan lintas sektor tersebut, Kang DS menyampaikan Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan nyata, ketahanan sosial, serta masa depan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.**
Sam Permana






