
Sinarpos.com
Pesisir Barat – Dinas Pendidikan kabupaten Pesisir Barat Lampung diwakili Kabid Dikdas Hadianca S.E akhirnya mengambil langkah tegas dengan turun langsung memberikan teguran dan pembinaan ke SDN 85 Krui kecamatan Karya Penggawa terkait pemberitaan salah media online Murid Panjat Pagar Gerbang untuk masuk ke Sekolah dan mengikuti kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada hari Rabu 07 Januari 2026.
Saat diwawancarai jurnalis Sinarpos.com melalui via sambungan telepon WhatsApp Kabid Dikdas Hadianca S.E menyampaikan ” Kami Sudah turun langsung dan memberikan teguran serta menekankan kepada Pihak Sekolah SDN 85 Krui agar hal tersebut tidak terulang kembali ” ujarnya.
” Kepala Sekolah SD Negeri 85 Krui membenarkan Murid Panjat Pagar Sekolah untuk mengikuti kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan sudah meminta maaf kepada Dinas Pendidikan yang diwakili Kabid Dikdas, Kepala SDN 85 Krui bernama Slamet beralasan hal itu terjadi karena kunci sekolah dipegangnya, dan untuk murid murid panjat pagar sekolah itu anak anak yang piket sekolah” kata Hadianca S.E.
Di saat yang sama, Kabid Dikdas Hadianca S.E juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh Sekolah Sekolah yang ada di kabupaten Pesisir Barat, agar hal-hal tersebut di dunia Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat agar tidak terjadi kembali.
Langkah Konkret untuk Menjaga Kualitas Pendidikan
Respon Cepat Dinas Pendidikan kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen dalam menjaga kualitas pendidikan dan memastikan hak setiap siswa dilindungi. Dengan tindakan cepat dan turun langsung kelapangan dengan memberikan teguran dan pembinaan Ke SDN 85 Krui, Sikap tersebut menunjukkan bahwa Dunia Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat siap menjadi mediator dalam situasi seperti ini.
Selain itu, langkah ini juga menjadi pengingat bagi Sekolah Sekolah di seluruh Kabupaten Pesisir Barat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Dari kasus ini, diharapkan semua pihak bisa belajar dan mengambil hikmah agar tidak terulang kembali. Dengan kerja sama antara guru, orang tua, dan pihak sekolah, agar masa depan dunia Pendidikan dikabupaten Pesisir Barat lebih baik lagi.






