
Pengurus (PPWI) Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, pada Sabtu (28/2/2026) menyatakan sepakat memprogramkan kegiatan buka puasa bersama dalam waktu dekat. Agenda tersebut dirancang sebagai aksi sosial yang melibatkan tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.
Henri dari Media Lensa One menyampaikan bahwa pada Senin, 3 Maret 2026, rekan-rekan yang tergabung dalam PPWI Bungo akan segera membentuk panitia pelaksana. Pembentukan panitia itu akan dimusyawarahkan bersama insan media di kantor sementara PPWI yang berlokasi di belakang Masjid Agung Kabupaten Bungo.
Sementara itu, Rahmad dalam keterangannya menyebutkan pihaknya akan menyiapkan notulen rapat, surat-menyurat, serta materi pembahasan anggaran. Selain itu, administrasi kegiatan, konsep menu, hingga rencana pemberian buah tangan untuk anak yatim melalui yayasan panti asuhan terdekat juga tengah dipersiapkan secara matang.
Dukungan terhadap rencana tersebut juga datang dari Ketua Umum PPWI, , yang dihubungi dari Jakarta. Melalui sambungan seluler kepada Laiden Sihombing selaku Ketua PPWI Bungo, ia menyatakan persetujuan atas pelaksanaan aksi sosial tersebut.
“Silakan PPWI Bungo melakukan hal sosial, itu positif. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya. Ia juga mendorong agar momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengenalkan program-program PPWI kepada publik, termasuk pemasangan spanduk organisasi di Kabupaten Bungo.
Sejumlah aktivis yang ditemui SINARPOS.com di kawasan Taman Hijau Pasar Bungo, tepatnya di warung kopi belakang Kodim 0416, turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Mereka menilai program buka puasa bersama yang dijembatani PPWI Bungo merupakan langkah positif dan patut didukung.
Menurut para aktivis, program sosial semacam ini belum pernah dilakukan organisasi lain di Muara Bungo. Mereka menyebut PPWI sebagai organisasi pertama yang merencanakan kegiatan berbuka puasa bersama dengan konsep aksi sosial terbuka bagi masyarakat.
“Kalau benar terlaksana, ini bisa menjadi terobosan dan sejarah baru bagi organisasi di Bungo,” ujar salah seorang aktivis dengan optimisme.
Jurnalis Abu juga menyoroti pentingnya kesiapan anggaran dalam setiap kegiatan sosial. Meski demikian, ia tetap mendorong soliditas internal PPWI Bungo agar rencana tersebut berjalan sukses.
“Di mana ada kekompakan, di situ ada kekuatan. Selama seia sekata dan sepakat, semua akan indah pada waktunya,” ucapnya sambil mengacungkan dua jempol.
Rencana buka puasa bersama ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat peran sosial PPWI di tengah masyarakat Kabupaten Bungo.
(Laiden Sihombing)





