
Sinarpos.com
Pesisir Barat – Ironis sekali nasib para siswa-siswi SDN 85 Krui, di Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat Lampung . Betapa tidak, untuk bersekolah mereka harus memanjat pagar gerbang yang digembok pihak sekolah karena Hingga saat ini, sekolah tersebut tidak memiliki penjaga sekolah, sehingga setiap pagi gerbang sekolah masih dalam keadaan tergembok saat siswa datang untuk mengikuti kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Rabu (07-01-2026)
Akibatnya, sejumlah siswa SD terpaksa menaiki pagar untuk bisa masuk ke lingkungan sekolah. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan siswa, mengingat mereka masih berusia anak-anak.
Selain persoalan keamanan, fasilitas penunjang sekolah berupa jaringan WiFi menurut keterangan oknum guru di sekolah SD 85 krui yang sebelumnya ada, kini diketahui sudah Di Duga dicopot oleh kepala sekolah atau tidak lagi digunakan, sehingga menghambat kegiatan administrasi dan pembelajaran di sekolah tersebut.
Salah Satu Wali Murid menyatakan, kejadian murid memanjat Gerbang Sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar memang sudah berlangsung lama sehingga situasi belajar-mengajar menjadi kurang nyaman dikhawatirkan Murid ada yang terjatuh atau tersangkut dipagar, itu kan bahaya ??” ujar wali murid yang tak ingin disebutkan namanya.
Warga dan orang tua murid berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat serta pihak terkait dapat segera turun langsung untuk melakukan pengecekan dan mengambil langkah tegas demi keselamatan serta kenyamanan para siswa – siswi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah SD Negeri 85 Krui dan Dinas Pendidikan kabupaten Pesisir Barat belum memberikan keterangan resmi nya.






