
Sinarpos.com – Karawang. Di tengah keterbatasan hidup, seorang yatim piatu bernama Uju, warga Kompa RT 003/RW 002, Desa Cimahi, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa. Demi menghidupi adik-adiknya, Uju rela berjualan cabe keliling milik orang lain.
Perjuangan Hidup
Sejak kehilangan kedua orang tuanya, Uju harus memikul tanggung jawab besar sebagai tulang punggung keluarga. Dengan berjualan cabe keliling, ia berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari adik-adiknya. Meski penghasilan tidak seberapa, semangat Uju untuk bertahan hidup dan menjaga keluarganya tetap utuh patut diapresiasi.
Harapan Uluran Tangan
Dalam pertemuannya dengan Aceng Sugriwa, Ketua Padepokan Putra Banten Sejati, Uju bercerita tentang perjuangan dan kesulitannya. Ia berharap ada perhatian lebih dari pemerintah setempat maupun pihak-pihak yang peduli, agar beban hidupnya bisa sedikit diringankan.

“Saya hanya ingin adik-adik bisa tetap sekolah dan hidup layak. Saya berusaha semampu saya, tapi tentu butuh bantuan,” ungkap Uju dengan mata berkaca-kaca.
Pesan Kepedulian
Kisah Uju menjadi pengingat bahwa masih banyak anak-anak yatim piatu yang membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah, masyarakat, maupun organisasi sosial. Kehadiran program bantuan, pemberdayaan ekonomi, serta perhatian terhadap pendidikan anak-anak yatim sangat penting untuk memastikan mereka tidak kehilangan harapan.
Dengan semangat pantang menyerah, Uju membuktikan bahwa kasih sayang dan tanggung jawab terhadap keluarga mampu mengalahkan segala keterbatasan. Kini, publik menanti langkah nyata dari pemerintah dan masyarakat untuk membantu meringankan beban hidupnya.
( Iyut Ermawati)





