Search for:
Ketua Fraksi PKB DPR RI Diduga Alergi Terhadap Wartawan

Reses V Komisi C DPR RI Diduga Alergi Terhadap Wartawan

SINARPOS.COM

BANDUNG || Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mendapat kecaman keras dari para wartawan, seusai dirinya menggelar Reses V, di Aula Pondok Rosa, Desa Cipinang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, pada Minggu (6/8/2023) lalu.

Saat berbicara di podium, Cucun secara terang-tarangan meminta wartawan untuk menghentika aktivitasnya meliput acara tersebut, dengan alasan tidak mengundang wartawan.

“Maaf itu yang foto-foto dari media bukan? Saya tidak mengundang media di acara ini. Mohon keluar dari tempat ini,” ujar Cucun bernada mengusir.

Menanggapi kejadian ini, Ketua Formasi Wartawan Cimaung (Forwaci) Kabupaten Bandung, Indra Fuji Priatna mengaku kecewa terhadap perlakuan seorang anggota DPR RI itu.

“Saya kira dia keterlaluan. Ngusir-ngusir wartawan saat dia berbicara di podium. Padahal kan acara itu kegiatan reses dari seorang wakil rakyat, menggunakan uang rakyat, berbicara di depan ratusan konstituennya untuk rakyat, lantas kenapa tidak mau diliput? Ada apa ini,” sesal Indra dalam rilisnya, Selasa (9/8/2023).

Meski sebagian konstituennya yang hadir itu para pengurus ranting PKB se-Kecamatan Cimaung, namun Indra tetap menyoroti bahwa kegiatan tersebut merupakan reses dari seorang wakil rakyat. Karena itu Indra mengaku sudah mendapat perlakuan tidak etis dari Cucun yang juga anggota Komisi III DPR RI itu.

“Kalau memang berdalih acara internal PKB, lantas kenapa dia pasang spanduk ngajeblag segede gitu di depan forum? Kalau reses berarti kan untuk rakyat dan rakyat berhak tahu termasuk melalui media. Kenapa harus dia tutup-tutupi?” ungkap Indra.

Karena merasa diusir, Indra pun keluar dari gedung aula Pondok Rosa. Merasa tidak enak diusir, Indra menunggu di luar aula sampai kegiatan Cucun selesai dan menunggu Cucun ke luar ruangan.

“Saat dia keluar untuk pulang, saya tanya dia untuk meminta klarifikasi Maksudnya apa dia mengusir-usir wartawan di depan forum reses. Tapi dia tidak menjawab dan buru-buru masuk ke dalam mobil mewahnya,” beber Indra.

Menurut Indra, pengusiran terhadap wartawan itu tidak patut dilakukan oleh seorang wakil rakyat apalagi sekelas anggota DPR RI.

“Memangnya kenapa acara reses tidak mau diliput? Kalau begitu ada apa-apanya dong? Sementara dia menggelar reses itu pakai duit rakyat,” ujar Indra.

Atas kekecewaannya, Indra menyatakan pihaknya bersama wartawan lain akan mengirim surat untuk melaporkan persoalan ini ke Mahkamah Kehormatan DPR-RI dan melaporkannya ke kepolisian.

“Kita tunggu saja. Kami akan kawal kasus ini. Dia itu sudah melanggar Undang-undang Pers No. 40 tahun 1999, karena sudah menghalang-halangi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” tandas Indra.


**panamburnews.com

(Indra Fuji/Tim Forwaci**)

6 Comments

  1. Hello! Do you know if they make any plugins to protect against hackers? I’m kinda paranoid about losing everything I’ve worked hard on. Any recommendations?

  2. An impressive share, I simply given this onto a colleague who was doing a bit evaluation on this. And he in truth purchased me breakfast as a result of I found it for him.. smile. So let me reword that: Thnx for the treat! However yeah Thnkx for spending the time to debate this, I feel strongly about it and love studying extra on this topic. If possible, as you turn out to be expertise, would you thoughts updating your blog with more details? It’s extremely helpful for me. Big thumb up for this blog submit!

  3. I like this post, enjoyed this one regards for posting. “The reward for conformity was that everyone liked you except yourself.” by Rita Mae Brown.

Leave A Comment

All fields marked with an asterisk (*) are required

Skip to content