Refleksi Tiga Tingkatan Nafs dalam Kehidupan Modern

Darussalam, kampung warung kabupaten bandung 21 Februari 2026 – Dalam dinamika kehidupan modern yang penuh tantangan moral dan sosial, manusia senantiasa dihadapkan pada pergulatan batin yang dalam tradisi Islam dikenal sebagai nafs. Konsep ini secara mendalam dijelaskan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Al-Qur’an, yang menggambarkan tingkatan-tingkatan jiwa manusia sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan spiritualitas.

Tingkatan pertama adalah Nafs Ammarah, yaitu dorongan jiwa yang cenderung mengajak pada keburukan dan kemaksiatan. Pada fase ini, manusia mudah dikuasai oleh hawa nafsu, emosi, dan kepentingan pribadi tanpa mempertimbangkan nilai moral dan etika. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat menjerumuskan seseorang pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Tingkatan kedua adalah Nafs Lawwamah, yaitu jiwa yang mulai memiliki kesadaran moral. Pada tahap ini, seseorang terdorong untuk berbuat kebaikan, namun masih berada dalam pergulatan batin. Ia bisa saja tergelincir, tetapi memiliki kemampuan untuk menyesali kesalahan dan memperbaiki diri. Fase ini mencerminkan proses evaluasi dan introspeksi yang terus-menerus.

Tingkatan tertinggi adalah Nafs Muthmainnah, yaitu jiwa yang telah mencapai ketenangan dan terkendali. Pada tahap ini, seseorang mampu menundukkan dorongan negatif dan secara konsisten memilih kebaikan. Jiwa yang tenang ini menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang harmonis, baik secara pribadi maupun sosial.

Melalui pemahaman tiga tingkatan nafs tersebut, masyarakat diajak untuk melakukan refleksi diri. Di tengah arus informasi dan godaan dunia modern, pengendalian diri serta penguatan nilai spiritual menjadi kunci dalam membangun pribadi yang berintegritas dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa pembangunan karakter tidak hanya bertumpu pada aspek intelektual, tetapi juga pada kematangan spiritual dan pengendalian diri.**

Sam

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek