Search for:
Rekontruksi Jalan Sei Hanyo-Sungei Pinang-Tumbang Bukoi Diduga Tidak Sesuai Dengan Rab,Spesifikasi Pekerjaan Tahun Anggaran 2022

Rekontruksi Jalan Sei Hanyo-Sungei Pinang-Tumbang Bukoi Diduga Tidak Sesuai Dengan Rab,Spesifikasi Pekerjaan Tahun Anggaran 2022

Kalteng -Sinarpos.com l Kegiatan pekerjaan proyek Rekontruksi jalan, Sei Hanyo-Sungei Pinang-Tumbang Bukoi,Kab.Kapuas Hulu,Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan Nilai Pagu Rp. 39.680.001.155,58 (Tiga Puluh Sembilan Milyar Enam Ratus Delapan Puluh Juta Seribu Seratus Lima Puluh Lima, Lima Puluh Delapan Rupiah) Yang di kerjakan oleh. PT.Boga Jaya Tirta Marga, Jl. HMD I No. 55 Buntok Barito Selatan (Kab) kalimantan Tengah Tahun Anggaran APBDP 2022,diduga asal jadi.

Pekerjaan kegiatan proyek Rekontruksi jalan
Sei Hanyo-Sungei Pinang-Tumbang Bukoi,diduga tidak sesuai dengan Rab,Spesifikasi pekerjaan terkesan asal-asalan tidak memikirkan kwalitas dan kwantitas dari hasil pekerjaanya,tidak sesuai dengan volume pekerjaan, sehingga mengalami kerusakan berat, pada ruas jalan aspal didesa Bulau Ngandung-Sei hanyo Kec. Kapuas hulu, seperti yang kita lihat bersama di gambar kegiatan pekerjaan tersebut asal jadi,dan tidak ada untuk pemeliharaan yang di kerjakan oleh, PT. Boga Jaya Tirta Marga,

pekerjaan tersebut, yang diduga tidak sesuai dengan Rab, spesifikasi pekerjaan, terkesan asal jadi, kepala dinas pekerjaan umum tutup mata.

Belum lagi dari kegiatan pekerjaan proyek tersebut dari hasil pantauan awak media secara langsung terlihat di lapangan untuk aspal jalan sudah mengalami kerusakan yang cukup parah serta adanya dugaan untuk volume pekerjaan tidak sesuai dengan spek pekerjaan, dan tidak memikirkan kwalitas dan kwantitas dari hasil pekerjaanya.

Hal menjadi sorotan dalam Pekerjaan proyek tersebut untuk ruas jalan pekerjaan di beberapa titik dilokasi sudah mengalami kerusakan berat. Padahal pengerjaan tersebut baru tahun anggaran 2022 lalu

Dari hasil pantauan serta investigasi kami dari awak media diduga kurangnya pengawasan dari dinas terkait.

Dari informasi kami meminta kepada aparat penegak hukum khususnya Bapak Kapolda Kalteng Provinsi Kalimantan Tengah agar dengan cepat untuk memeriksa proyek tersebut sesuai dengan UU yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, tegasnya

(Toni)

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini