Search for:
PSU Calon Anggota DPD RI, Aswandi : Terkait Penyelenggaraan, Kita Akan Panggil Kembali KPPS Yang Lama

PSU Calon Anggota DPD RI, Aswandi : Terkait Penyelenggaraan, Kita Akan Panggil Kembali KPPS Yang Lama

Pessel, Sinarpos.com — Pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan pemilihan ulang untuk Anggota DPD RI, Terkait Penyelenggaraan. KPU Pessel terus berkoordinasi dengan KPU Sumbar dan KPU RI untuk pelaksanaannya.

Sementara itu Ketua KPU Pessel, Aswandi mengatakan bahwa KPU Pessel masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tersebut yang akan dilaksanakan pada 13 Juli 2024 mendatang.

Sedangkan untuk petugas penyelenggara seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) diambil dari penyelenggara yang sudah dibentuk untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024.

” Untuk penyelenggara PSU, KPU memberikan tugas tambahan kepada PPK dan PPS yang sudah terbentuk, sedangkan untuk KPPS kita akan panggil kembali KPPS yang lama,” katanya, Sabtu (15/6).

Terkait petugas KPPS, pihak KPU Pessel akan memanggil kembali anggota KPPS yang lama dan kalau ada yang tidak memenuhi syarat akan dilakukan penyisipan.

” Kita panggil yang lama, kalau ada petugas KPPS yang tidak memenuhi syarat, akan dilakukan penunjukan langsung dengan ketentuan yang ada, dan melengkapi semua persyaratan administrasi anggota KPPS, ” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Bawaslu Pessel, Syafrizal mengatakan terkait dengan Pemungutan Suara Ulang (PSU) khusus untuk DPD RI, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Bawaslu Sumbar terkait teknis pelaksanaan PSU tersebut.

Terkait dengan petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), pihaknya masih menunggu instruksi dari Bawaslu Sumbar, Sedangkan untuk Panwascam dan PKD, sudah dipastikan memberdayakan yang sudah dibentuk untuk Pilkada serentak nanti.

” Untuk Panwascam dan PKD yang sudah dibentuk itu diberikan tugas tambahan,. sedangkan untuk PTPS, kita baru diintruksikan untuk memetakan yang lama, terkait apakah mereka ditugaskan kembali atau tidak, kita masih menunggu petunjuk dari Bawaslu Sumbar, ” katanya.

Seperti diketahui bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan seluruh gugatan yang diajukan oleh Irman Gusman selaku pemohon yang merupakan Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD – RI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Dalam amar putusannya, MK memerintahkan KPU Sumbar selaku Termohon untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU), dan mengikutsertakan Irman Gusman sebagai peserta.

Selain itu, MK juga memerintahkan Irman Gusman untuk mengumumkan secara terbuka melalui melalui media tentang jati dirinya, termasuk bahwa ia pernah menjadi terpidana yang dapat diakses oleh masyarakat banyak.

Pemilihan dilaksanakan paling lama 45 hari sejak putusan dibacakan dan KPU menetapkan hasil perolehan suara tersebut berdasarkan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanpa perlu melaporkan hasilnya ke – MK. (Don)

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini