
Sinarpos.com- Denpasar-Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kreneng Jalan Kamboja, Distributor CV. Sumber Pangan Jalan Mahendradata, serta ritel Tiara Dewata Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar, Sabtu (7/2/2026).
Sidak yang melibatkan Ditreskrimsus Polda Bali, Bapanas, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Bulog ini dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga, menjamin keamanan, dan memastikan mutu pangan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memantau sejumlah komoditas utama kebutuhan masyarakat, seperti beras, telur, cabai, bawang, dan daging. Tim menyambangi toko-toko serta berdialog langsung dengan para pedagang guna memantau harga sekaligus menelusuri jalur distribusi bahan pangan.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. membenarkan pelaksanaan sidak yang menyasar pasar tradisional, ritel modern, hingga distributor pangan di wilayah Denpasar.
“Sidak ini merupakan bentuk komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari potensi lonjakan harga menjelang Bulan Suci Ramadhan. Dari hasil pengawasan sementara, harga bahan pangan di Bali masih relatif stabil,” ujar Ariasandy.
Perwira lulusan Akpol 1998 tersebut menegaskan, Satgas Saber Pangan tidak akan segan menindak pelaku usaha yang menjual komoditas pangan di atas ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Apabila ditemukan pelanggaran, akan diberikan sanksi secara berjenjang, mulai dari surat teguran hingga pencabutan izin usaha,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan terpadu ini bertujuan memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar serta mencegah praktik permainan harga di pasar.
“Pengawasan akan terus kami lakukan bersama instansi terkait, sekaligus mendorong distribusi yang lebih efisien agar pasokan tetap terjaga,” katanya.
Satgas Saber Pangan Polda Bali memastikan pemantauan harga dan ketersediaan pangan akan terus dilakukan secara berkala.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan serta menciptakan situasi pasar yang kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.




