Quick Response Patroli Unit Gasum Dit Samapta Polda NTB Evakuasi Korban Lakalantas di Bundaran Gerung

Sinarpos.com -Anggota Patroli Kota Presisi bersama Unit Pammat Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB melaksanakan quick response dengan membantu proses evakuasi sebuah mobil yang menabrak trotoar dan masuk ke area taman Bundaran Gerung, Kabupaten Lombok Barat, (6/2/26).

Kejadian tersebut diketahui setelah petugas yang sedang melaksanakan patroli rutin menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kendaraan roda empat yang menabrak trotoar dan masuk ke area taman bundaran, sehingga djari kejadian itu berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

personel di lapangan langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengamanan area, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan, Selanjutnya, unit Pammat (pengamanan dan penyelamatan) subdit gasum dengan Randis (kendaraan dinas) Sar And Rascue yang di pimpin Ps. Panit siturjawali Aiptu yudi asmara membantu mengevakuasi kendaraan tersebut agar dapat dikeluarkan dari area taman Bundaran Gerung, pengemudi dan penumpang selamat tidak ada korban yang luka ataupun korban jiwa.

Reporter: Narator Bid Humas

BERITA TERKAIT

BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

GIIAS 2025

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
error: Maaf.. Berita ini diprotek