Geger di Hari ke-2 Lebaran! Wanita Asal Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Medan Timur Terjatuh dari Lantai 4 Plaza Carrefour

Sinarpos.com

Medan – ​Suasana akhir pekan di Plaza Medan Fair yang semula tenang mendadak berubah menjadi kepanikan masal.Para pengunjung dikejutkan dengan sebuah insiden jatuhnya seorang wanita dari lantai empat gedung pusat perbelanjaan tersebut.

​Peristiwa yang terjadi pada Minggu (22/3/2026) ini langsung memicu kerumunan di titik jatuhnya korban. Berdasarkan pengamatan saksi mata di lokasi, seorang perempuan berinisial CK (34) ditemukan meninggal dunia di lantai dasar Plaza Carrefour Medan, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, pada hari kedua Idul Fitri, sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa tersebut sontak menggegerkan pengunjung yang tengah memadati pusat perbelanjaan.

​Saat tim keamanan dan pengunjung mendekati lokasi, korban terlihat mengenakan perpaduan pakaian yang cukup kontras: kaos berwarna biru tua, celana jeans hitam, serta sepatu putih. Sebuah tas berwarna putih juga ditemukan tak jauh dari posisi tubuh korban.

Berdasarkan informasi di lokasi, korban diduga terjatuh dari lantai atas gedung. Dugaan sementara mengarah pada tindakan mengakhiri hidup akibat persoalan pribadi, meski hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Plaza Carrefour maupun aparat kepolisian terkait penyebab pasti kejadian tersebut.

Korban diketahui merupakan warga Jalan Krakatau, Kelurahan Pulau Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Sejumlah saksi mata mengaku terkejut saat peristiwa terjadi.

“Saya tiba-tiba dengar suara keras seperti benda jatuh persis di lir g tempat jual-jual pakaian di areal lantai dasar. Orang-orang langsung menjerit. Nampaknya masih bergerak. Tapi tidak ada yang berani mendekat untuk memberi pertolongan karena takut,” ujar Fahmi, seorang pengunjung asal Aceh yang saat itu berada di lokasi.

Beberapa saat setelah kejadian, wanita itu diam dan bergerak lagi seiring dengan petugas dari Plaza Carrefour Medan datang dan segera menutupi tubuh korban dengan kain warna hitam. Dari pantauan di lapangan, korban mengalami luka serius di bagian kepala.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi. Pihak berwenang juga masih menunggu kedatangan keluarga korban guna proses lebih lanjut.

​Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, mengonfirmasi kebenaran insiden yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Medan tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi pasti di balik kejadian ini.

​”Benar ada peristiwa tersebut di Plaza Medan Fair,” ujar Kompol Bambang singkat saat memberikan keterangan awal kepada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen Plaza Carrefour Medan terkait kronologi lengkap dan penyebab pasti kejadian tersebut. Aparat masih melakukan penyelidikan.

(ard)

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek