Enam Tahun Keberkahan Dalailul Wushul, Jamaah Diajak Hadir Malam 27 Ramadhan di Masjid Syaikh Ajib

Darusslam, Kamwar kabupaten bandung 13 Maret 2026 – Pengamal kitab Dalailul Wushul menyampaikan rasa syukur atas perjalanan enam tahun mempelajari dan mengamalkan kitab sholawat tersebut yang ditulis oleh Guru Mursyid, Syaikh Mukhtar. Melalui pengamalan kitab ini, para jamaah merasakan berbagai keberkahan spiritual yang semakin menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad.

Momentum rasa syukur ini akan diperingati dalam sebuah kegiatan kebersamaan yang direncanakan berlangsung pada malam 27 Ramadhan. Malam tersebut dipilih karena memiliki keutamaan besar dalam bulan suci dan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak sholawat serta mempererat ikatan spiritual antarjamaah.

Acara tersebut akan diselenggarakan di Masjid Syaikh Ajib sebagai pusat berkumpulnya para pengamal sholawat dan jamaah yang selama ini istiqomah mempelajari kitab Dalailul Wushul. Masjid ini diharapkan menjadi tempat bertemunya para pencinta sholawat dalam suasana penuh keberkahan Ramadhan.

Awalnya, para jamaah menerima kitab ini dari seorang penyampai yang memberikan gambaran bahwa dengan membaca dan mengamalkan Dalailul Wushul, seseorang dapat merasakan kedekatan spiritual bahkan dipertemukan secara ruhani dengan Nabi Muhammad. Pengalaman tersebut disebut telah dialami oleh penerima pertama kitab ini bersama beberapa pengikutnya.

Dalam perjalanannya, para pengamal merasakan banyak manfaat dari kitab sholawat tersebut. Mereka menjadi lebih istiqomah membaca, terdorong untuk mengkaji isi serta makna yang terkandung di dalamnya, dan semakin memahami kedalaman fungsi sholawat dalam kehidupan spiritual seorang muslim.

Selain itu, pengamalan kitab ini juga menumbuhkan kecintaan kepada penulisnya, yakni Syaikh Mukhtar, sekaligus mempertebal rasa cinta kepada Nabi Muhammad. Dari proses tersebut, jamaah merasa memperoleh banyak pelajaran dan keberkahan yang tidak hanya bersifat spiritual tetapi juga memperkuat kebersamaan dalam majelis.

Perjalanan tersebut akhirnya mengantarkan para jamaah untuk bertemu dan mengenal lebih dekat Guru Mursyid mereka, Syaikh Mukhtar. Beliau diyakini sebagai sosok yang menjadi penjamin tersambungnya para murid kepada Nabi Muhammad melalui jalan sholawat dan bimbingan ruhani.

Karena itu, enam tahun perjalanan ini dipandang sebagai nikmat besar yang patut disyukuri bersama. Jamaah pun mengajak masyarakat untuk hadir pada malam 27 Ramadhan di Masjid Syaikh Ajib dalam rangka meraih Berkah Ramadhan, Berkah Sholawat, dan Berkah Guru Mursyid.**

Sumber : Syaikh Ajib /Editor : Sam

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek