
Banjar – Pemerintah Kota Banjar kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kota Banjar resmi masuk sebagai salah satu nominasi penerima penghargaan dalam bidang pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting tahun 2026.
Capaian tersebut dipaparkan langsung oleh Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Supriana, dalam kegiatan Verifikasi, Validasi, dan Konfirmasi Penilaian Kinerja Daerah yang digelar secara virtual melalui Zoom bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjar pada Rabu (08/04/2026).
Dalam pemaparannya, Supriana menyampaikan berbagai capaian strategis yang telah diraih Pemerintah Kota Banjar, khususnya dalam menekan angka stunting. Ia mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu satu tahun, prevalensi stunting berhasil diturunkan secara signifikan, dari 23,9 persen pada tahun 2023 menjadi 18,8 persen pada tahun 2024.
Selain itu, tren positif juga terlihat pada penurunan angka kemiskinan. Pada tahun 2025, tingkat kemiskinan di Kota Banjar tercatat sebesar 5,73 persen atau turun 0,12 persen poin dibandingkan Maret 2024. Capaian ini menempatkan Kota Banjar sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Jawa Barat.
Tidak hanya itu, peningkatan juga tercermin pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai angka 75,54. Hal ini menunjukkan adanya kemajuan dalam kualitas hidup masyarakat, seiring dengan berbagai program pembangunan yang dijalankan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Supriana menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi lintas sektor, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya.
Dengan berbagai indikator yang terus menunjukkan perbaikan, Pemerintah Kota Banjar optimistis dapat meraih penghargaan sebagai daerah berprestasi dalam pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting tahun 2026. Ke depan, komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata akan terus diperkuat.





