Diskominfo–BPS Ciamis Tingkatkan Mutu Statistik Sektoral lewat Pendampingan Metadata

Ciamis,, Pemerintah Kabupaten Ciamis terus mendorong penguatan tata kelola statistik sektoral sebagai fondasi pembangunan berbasis data. Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ciamis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis dalam kegiatan pendampingan pengelolaan statistik sektoral dan pengisian metadata.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Diskominfo Ciamis ini digelar selama dua hari, Rabu hingga Kamis (21–22 Januari 2026). Pendampingan difokuskan pada pengajuan rekomendasi kegiatan statistik sektoral tahun 2026 melalui aplikasi ROMANTIK, serta pengisian metadata kegiatan statistik tahun 2025 pada aplikasi INDAH.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Ciamis, Enda Hidayat, didampingi Kepala Bidang Statistik, Yayat Sudrajat, bersama tim dari BPS Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghasilkan data statistik daerah yang berkualitas, terstandar, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebanyak 28 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di lingkungan Pemkab Ciamis mengikuti pendampingan ini. Para peserta mendapatkan bimbingan teknis secara langsung terkait tata cara pengajuan rekomendasi kegiatan statistik sektoral serta penyusunan metadata yang benar, lengkap, dan sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan BPS.

Dalam sambutannya, Enda Hidayat menekankan pentingnya metadata statistik sebagai elemen kunci dalam pengelolaan data sektoral. Menurutnya, metadata yang tersusun secara baik akan menjamin kualitas data, meningkatkan keterbandingan, serta memperkuat akuntabilitas data resmi pemerintah.

Data yang disertai metadata yang lengkap dan standar akan sangat membantu proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan. Dari data yang baik, lahir kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, tim BPS Kabupaten Ciamis memaparkan materi teknis terkait konsep dasar metadata statistik, alur pengajuan rekomendasi kegiatan statistik melalui aplikasi ROMANTIK, serta berbagai kesalahan umum yang sering ditemui dalam penginputan data statistik OPD.

Pendampingan dilakukan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya memahami penggunaan aplikasi, tetapi juga substansi data yang dihasilkan oleh masing-masing perangkat daerah.

Hasil dari kegiatan ini, sebanyak 32 kegiatan statistik sektoral tahun 2026 berhasil diajukan rekomendasinya ke BPS, serta 37 metadata kegiatan statistik tahun 2025 telah diinput ke dalam aplikasi INDAH.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD teknis mampu mengajukan rekomendasi kegiatan statistik sebelum pelaksanaan serta menyusun metadata statistik yang terstandar dan terdokumentasi dengan baik, sejalan dengan kebijakan Satu Data Indonesia.

Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat integrasi data antar perangkat daerah sekaligus menjadikan statistik sektoral sebagai pijakan utama pembangunan daerah berbasis data, Red .

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”