
oppini oleh: Sam
Aku sendiri tidak punya pendamping istri, hanya adik dan keponakan serumah yang mengurus aku. Ketika aku sakit, aku hanya ditemani oleh mereka, dan aku menyadari bahwa benar kata guru ngajiku KH Rosyidin almarhum, “Ujang, kamu cepat rumah tangga, punya istri supaya ada yang ngurus.”
Aku juga ingat kata-kata teman-teman aku, “Cepat menikah, nanti segala sesuatu dibantu sama istri.” Aku sekarang menyadari bahwa mereka benar. Aku ingin memiliki seseorang yang dapat mengurus aku, yang dapat membuat aku merasa aman dan nyaman.
Aku merasa bahwa hidup ini tidak lengkap tanpa ada pasangan yang setia dan mendukung aku. Aku ingin memiliki seseorang yang dapat aku andalkan, yang dapat aku bagi kebahagiaan dan kesedihan.
Aku berdoa kepada Allah SWT, “Ya Allah, aku berdoa untuk mendapatkan jodoh yang baik, yang dapat aku andalkan dan dapat aku bagi kebahagiaan dan kesedihan. Aku ingin memiliki rumah tangga yang bahagia dan harmonis, yang dapat aku jadikan tempat berlindung dan beristirahat.”
Aku juga berdoa untuk guruku almarhum KH Rosyidin, “Ya Allah, semoga guruku menjadi hamba-Mu yang ahli surga, yang mendapatkan rahmat dan kasih sayang-Mu. Aku berterima kasih atas nasihat dan bimbingan guruku, semoga aku dapat menjadi hamba-Mu yang taat dan beriman.”
Aku berharap bahwa doa aku akan dikabulkan, dan aku dapat menemukan jodoh yang baik dari Allah SWT. Aku ingin memiliki rumah tangga yang bahagia dan harmonis, yang dapat aku jadikan tempat berlindung dan beristirahat. Amin.





