Kapolda Cup I 2025 Resmi Dibuka, Wakapolda: Menang Itu Bonus, Sportivitas Harga Mati

Sinarpos.com –Mentaram— Lapangan Bhara Daksa Polda NTB pagi tadi, Kamis (27/11/2025) pukul 09.00 Wita, berubah jadi panggung mimpi. Sorak sorai bocah-bocah pesepak bola usia 10-12 tahun memecah udara Mataram, saat Wakapolda NTB resmi membuka Turnamen Kapolda Cup I 2025.

Acara pembukaan berjalan hangat, tapi berwibawa. Ada salam lintas keyakinan, doa bersama, sampai pekik “Salam Presisi” yang dibalas kompak peserta dan penonton.

Di balik podium utama, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K. membacakan sambutan Kapolda NTB, menegaskan jika turnamen tersebut bukan sekadar soal bola yang ditendang ke gawang. Tapi soal karakter yang dipupuk sejak dini.

“Bertandinglah dengan semangat, bermainlah jujur, dan saling menghargai. Menang itu bonus, yang terpenting pengalaman dan keberanian menampilkan yang terbaik,” ungkapnya.

Ia menekankan, sepak bola mengajarkan lebih dari fisik dan skill – ada sportivitas, disiplin, kerja sama, hingga kepercayaan diri, bekal penting bagi generasi penerus.

Menurut jenderal bintang satu itu, turnamen tersebut digagas khusus agar anak-anak NTB punya wadah unjuk bakat, mencicipi atmosfer kompetisi, dan melangkah menuju level prestasi yang lebih tinggi.

“Kami yakin, dari sini nanti akan lahir pemain-pemain hebat, yang bisa mengharumkan nama NTB, bahkan Indonesia,” katanya optimistis.

Dukungan orang tua dan pelatih juga tak luput dari sanjungannya. Ia mengucapkan terima kasih atas pendampingan dan semangat, yang diberikan kepada para peserta.

Pembukaan ditutup dengan pernyataan resmi “Bismillahirrahmanirrahim, Kapolda Cup I 2025 saya nyatakan dibuka” yang direspons tepuk tangan menggelora, disusul dengan seremonial kick-off match oleh Wakapolda.

Kini, lapangan hijau Bhara Daksa jadi saksi langkah pertama. Bukan hanya menuju juara – tapi menuju masa depan sepak bola Nusa Tenggara Barat yang lebih presisi, damai, dan membanggakan.

Reporter: Narator Bid Humas

BERITA TERKAIT

BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

GIIAS 2025

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

Kantor Penasehat Hukum Hendri C Saragi, SH Desak Otopsi Jenazah Imam Komaini Sidik Oleh Tim Medis TNI: Mengungkap Tabir Kematian yang Penuh Tanda Tanya

Kantor Penasehat Hukum Hendri C Saragi, SH Desak Otopsi Jenazah Imam Komaini Sidik Oleh Tim Medis TNI: Mengungkap Tabir Kematian yang Penuh Tanda Tanya
error: Maaf.. Berita ini diprotek