Search for:
Masuk Akal Jawaban Caleg No 10 DPR RI Partai PKS,  Respon Kinerja Dewan Anggota DPRD Jabar Giat Reses II 2023-2024

Masuk Akal Jawaban Caleg No 10 DPR RI Partai PKS, Respon Kinerja Dewan Anggota DPRD Jabar Giat Reses II 2023-2024

SOREANG I SINARPOS.COM || Dalam kesempatan Reses II tahun 2023-2024 anggota DPRD provinsi jabar II fraksi PKS  Komisi 5 bidang Kesra, Caleg no urut 10 DPR RI partai PKS Dr. Ihsan Stiadi Latief M.si yang mendampingi Hj. Sari Sundari S.sos, MM, beliau sangat mengafresiasi kegiatan reses II yang dilakukan anggota DPRD provinsi jabar II terhadap masyarakat di Kabupaten Bandung yang bisa menjaring aspirasi dan berupaya untuk merealisasikannya.

Dr.Ihsan Setiadi Latief M.si mengakui keinkamben Hj.Sari Sundari yang betul betul mengayomi masyarakatnya untuk bisa berpikir lebih maju dan berhati hati didalam permasalahan Bank emok, Memang saat ini penomena tersebut menjadi dilema bagi pemerintah bagaimana caranya Bank emok jangan sampai meramvah ke lingkungan masyarakat.”jelasnya

“Maka dengan tekad kuat lillahitaala insya alloh apabila nanti saya terpilih di DPR RI, Yangenjadi skala prioritas yakni masyarakat yang betul betul harus diperhatikan.”

Selain mendampingi dan bersilaturahmi dengan masyarakat Dr. Ihsan Setiadi Latief juga sangat merespon kinerja Hj. Sari Sundari terhadap masyarakat daerah oemilihannya, sehingga saya berpikir nantinya kalau alloh swt menginginkan saya bisa duduk di DPR RI akan berkolaborasi dengan beliau diDPRD provinsi jabar dalam Mengimplementasikan keluhan masyarakat terkait kesejahteraan.” tandas Dr.Ihsan setiadi latief. (22/01/2024)

Terkait proaktif terhadap masyarakat, Caleg no urut 10 DPR RI Dr.Ihsan Setiadi Latief M.si menjawab dengan tenang, bahwa inilah moment yang ditunggu sebab antara pusat, provinsi dan Kabupaten adalah satu kesatuan didalam kebersamaan mereakisasikan problema masyarakat selama ini terkait maraknya Bank emok bahkan saat ini ditambah adanya Pinjem, sehingga say berpendapat secepatnya harus ada regulasi yang keras terhadap pelaku rentenir dari pemerintah dan bersama sama para anggita dewan meninkapi hal tersebut.juga pengawasan yang ketat dari semua steakholder.”pungjas Dr.Ihsan Setiadi Latief M.si. (**)

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini