Search for:
Manipulasi Domisili

Manipulasi Domisili: 200 Lebih Calon Peserta Didik Dianulir oleh Disdik Jabar

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) mengambil langkah tegas dengan membatalkan lebih dari 200 calon peserta didik baru (CPD) yang terbukti melakukan kecurangan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA, SMK, dan SLB tahap I. Kecurangan yang dilakukan adalah memanipulasi domisili pada Kartu Keluarga (KK).

Menurut Plh. Kadisdik Jabar, M. Ade Afriandi, kecurangan ini telah terbukti pada tahap pertama seleksi PPDB. “Kami sudah menganulir lebih dari 200 calon peserta didik karena menggunakan KK dengan alamat bukan domisili siswa,” ungkapnya dalam acara BRAGA “Bincang Warga” di TVRI Jabar, Kota Bandung, hari ini.

Afriandi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir segala bentuk kecurangan dalam proses PPDB 2024. Bahkan, bagi calon peserta didik yang sudah dinyatakan lulus namun kemudian terbukti melakukan kecurangan, mereka akan langsung dicoret dari daftar penerimaan.

“Penghapusan ini adalah wujud dari integritas Disdik Jabar dan seluruh stakeholder untuk memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik. Calon peserta didik adalah calon pemimpin bangsa, dan kejujuran saat ini akan membentuk pemimpin yang jujur di masa depan,” tambahnya.

Disdik Jabar telah melibatkan berbagai pihak dalam validasi data, termasuk TNI, Polri, dan Satpol PP, untuk memastikan proses PPDB berlangsung transparan dan adil. Afriandi juga mengingatkan CPD yang tidak lolos untuk tidak memaksakan diri dengan cara-cara yang melanggar aturan.

“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran ini. Penting untuk diingat bahwa yang terpenting adalah kualitas sekolah, baik negeri maupun swasta,” tegas Afriandi.

Antusiasme Tinggi di Tahap II PPDB

Manipulasi Domisili

Sementara itu, tahap kedua PPDB SMA, SMK, dan SLB Jabar tahun ini menarik partisipasi lebih dari 207.000 calon peserta didik. Jumlah ini jauh melebihi kuota yang tersedia sebanyak 162.673 kursi untuk seluruh jenjang pendidikan tersebut di Jabar.

“Kami akan mengumumkan hasil seleksi tahap II pada tanggal 5 Juli 2024. CPD yang lolos dapat memantau pengumuman tersebut melalui laman Disdik Jabar dan aplikasi Sapawarga,” jelas Afriandi.

Untuk calon peserta didik yang berhasil lolos, proses daftar ulang dijadwalkan pada tanggal 8 sampai 9 Juli mendatang.

Apresiasi dari Pengamat Pendidikan

Manipulasi Domisili

Pengamat Pendidikan Indonesia, Cecep Darmawan, memberikan apresiasi atas ketegasan Disdik Jabar dalam menanggulangi kecurangan dalam PPDB tahun ini. “Langkah menganulir calon peserta didik yang terbukti melakukan kecurangan merupakan tindakan yang sangat positif,” ucapnya.

Darmawan juga mengusulkan agar Disdik Jabar memperluas keterlibatan perguruan tinggi dan lembaga lain dalam proses pengawasan melalui penandatanganan pakta integritas untuk PPDB tahun depan.

Meskipun demikian, Darmawan menekankan pentingnya peningkatan standardisasi sekolah untuk memastikan jumlah sekolah berkualitas terus bertambah seiring dengan ketegasan dalam penegakan aturan.

Demikian Berita ini disampaikan sebagai upaya untuk memberikan informasi mengenai penegakan aturan dalam PPDB Jabar serta mengapresiasi langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan integritas dan transparansi dalam proses pendidikan.

_____
***DISDIK Jabar

(Red**)

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini