Search for:
Laporan Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh Oknum Kementerian Agama Sumenep Dilimpahkan ke Polres Sumenep

Laporan Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh Oknum Kementerian Agama Sumenep Dilimpahkan ke Polres Sumenep

SINARPOS.com – SUMENEP | Oknum Pegawai Kementrian Agama Kabupaten, Sumenep, Madura yang bernama M Qais viral di pemberitaan media online, diduga menipu beberapa calon jamaah haji reguler asal Kabupaten Sumenep yang di iming-imingi berangkat pada bulan Juni 2024, namun itu semua hanya tipu muslihatnya dan jamaah tersebut gagal berangkat.

Atas perbuatannya pria yang disebut-sebut dekat dengan salah satu anggota Dewan Pusat telah dilaporkan ke Polda Jawa Timur, dengan nomor LP/B/330/VI/2024/SPKT/POLDA JAWA TIMUR, dengan tuduhan diduga menggelapkan uang dan penipuan karena telah menghanguskan uang korban sebesar Rp. 657 juta.

Terbaru, laporan tersebut saat ini sudah dilimpahkan ke Polres Sumenep, hal itu dibuktikan dengan surat dari Polda Jatim yang diterima oleh pelapor, Nur Hadi warga Desa Gunggung, Kecamatan Batuan.

“Korbannya tidak hanya saya, banyak dari kecamatan lain, infonya mencapai 1,5 M dana yang diduga Ia tilap, semuanya gagal berangkat. Sekarang perkaranya dilimpahkan ke Polres Sumenep,” ucapnya saat ketemu di ruang kerjanya. Jum’at, ( 05 / 07 / 24 ).

Dirinya berharap, pihak polres sumenep bisa segera mengambil tindakan tegas dan terukur kepada yang bersangkutan, mengingat dana jamaah haji yang diduga ditilap tidak sedikit.

“kelakuan pejabat seperti Qais harus di proses secara tegas, agar tidak ada korban lagi di kemudian hari,” tandas Hadi.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Sumenep, K Abdul Wasit mengaku sejak berita penipuan tersebut viral pihaknya tidak ketemu dengan M Qais, karena yang bersangkutan tidak masuk kerja.

“Sejak berita itu viral yang bersangkutan tidak masuk kerja,” terang Abdul Wasit kepada media saat ditemui pasca acara pengajian Gus Miftah di Uniba Sumenep.

Pihaknya berjanji akan tetap  melakukan penelusuran terhadap laporan polisi yang tertuju ke salah satu jajaran petinggi Kemenag Sumenep.

“Kami juga akan melakukan penelusuran lebih dalam, dan jika ditemukan hal di luar prosedural, maka akan kami tindak tegas, sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku,” tutup Kepala Kementerian Agama Sumenep.

Sementara saat dihubungi via Chatt WhatsApp, Kasi Humas Polres Sumenep AKP. Widiarti, hingga berita ini tayang belum memberikan respon. Pukul. 09.49, Minggu, ( 07 / 07 / 24 ). ( Bambang )

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini