Search for:
Kasus Narkotika Marak di Pessel, Ikal Jonedi : Kita Apresiasi Kinerja Polres Dalam Penegakan Hukum

Kasus Narkotika Marak di Pessel, Ikal Jonedi : Kita Apresiasi Kinerja Polres Dalam Penegakan Hukum

Pessel, Sianrpos.comDalam rentang waktu 6 bulan, terhitung sejak Januari hingga akhir Juni 2024, sebanyak 36 kasus Narkotika dengan tersangka sebanyak 46 orang yang direlis oleh pihak Polres Pessel Kamis (27/6/2024) lalu, mendapatkan apresiasi dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hal itu disampaikan oleh AnggotaDPRD Pessel, dari partai Demokrat, Ikal Jonedi kepada wartawan baru-baru ini, ” Kita sangat mengapresiasi kinerja Kapolres dibawah kepemimpinan AKBP Nurhadiansyah dalam melakukan penindakan terhadap pelaku judi dan penyalahgunaan narkoba di Pesisir Selatan, ” katanya.

Selain narkoba, Politisi Partai Demokrat itu menilai, judi adalah penyakit masyarakat yang mesti di berantas. Ia menegaskan, secara hukum agama dan negara, judi adalah perbuatan yang dilarang.

“ Kita tentunya mengapresiasi kinerja Kapolres beserta jajarannya yang serius dalam memberantas narkoba serta penyakit masyarakat lainnya yaitu judi,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa narkoba sangat berbahaya dan merusak generasi muda,Untuk itu, ia berharap kepada masyarakat dapat membantu kepolisian dalam memberantas judi dan narkoba di mulai dari rumah tangga sendiri.

Untuk memerangi narkoba dan judi, disini perlu peran aktif masyarakat dalam membantu pihak penegak hukum dalam mengungkapkannya, sebab kalau ini dibiarkan berlarut larut akan merusak generasi muda dan mengganggu Kamtibmas dilingkungan masing masing.

“Kalau judi dan narkoba tidak diberantas tentu kasus lain akan muncul , seperti maling dan pertengkaran dalam rumah tangga tidak bisa dihindarkan,” katanya.

Ia juga menyoroti tentang terkait maraknya anak muda yang terjaring razia Satpol PP Pessel, Ikal Jonedi meminta kepada para orang tua untuk mengawasi anak anaknya dan melarang keluar sampai larut malam.

Dikatakannya, peran aktif orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak sangat diperlukan, yaitu dengan tidak membiarkannya dan membatasi keluar sampai larut malam.

“Pengawasan orangtua perlu dilakukan di mana saja dan kapan pun. Sehingga anak merasa aman dan orang tua tenang. Anak perlu dijaga dan dipantau di mana pun mereka berada, karena anak merupakan aset paling berharga,” katanya.

Karena kurangnya pengawasan dari orang tua, masa depan anak akan hancur, mereka akan terjerumus kedalam hal-hal yang bersifat negatif, seperti pergaulan bebas, narkotika, dan lainnya.

” Anak-anak sangat rentan terhadap tindakan yang dapat merusak masa depannya, sehingga perlu perlu perhatian khusus dari orang tua untuk mengawasi anak anaknya,” ujarnya.(ADV)

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini