49 Siswa Yang Hendak Demo Ke Jakarta Diserahkan Ke Orang Tua Usai Diberikan Pembinaan Oleh Polres Karawang


Sinarpos.com -‎Polres Karawang – Sebanyak 49 pelajar SMK yang diamankan saat hendak bergabung dengan rombongan buruh menuju gedung DPR RI, dikembalikan Polres Karawang kepada orang tua masing-masing, Jumat(29/08/2025) malam.

‎Penyerahan dilakukan Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah.SH., SIK., MKP., MSi didampingi Kabag Ops dan Kasat Intel Polres Karawang, sebelumnya para pelajar tersebut diamankan karena diduga akan bergabung dalam aksi demo digedung DPR RI Jakarta.

‎Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah.SH., SIK., MKP., MSi melalui Kabag Ops, Kompol Suparlan mengatakan, bahwa tindakan ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan. Agar para pelajar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan merugikan masa depan mereka sendiri.

‎“Kami lakukan pembinaan dan pendataan kepada 49 pelajar SMK. Sudah dikembalikan kepada orang tua masing-masing,” kata Suparlan.

‎Menurut Suparlan, pelajar ini yang diamankan sebagai bentuk rasa cinta dan kepedulian. Dikarenakan saat ini sedang ada demo, dan pada saat jam pelajaran mereka tidak ada disekolah, takut nanti terbawa-bawa, ikut demo ke Jakarta.

‎Sedangkan kalian tidak mengetahui situasinya seperti apa, apalagi orang tua tidak mengetahui, sehingga kita amankan untuk dimintai keterangan dari masing-masing siswa.

‎“Kami tidak ingin generasi muda terlibat dalam kegiatan yang tidak mereka pahami sepenuhnya. Karena itu, kami amankan terlebih dahulu, kami data, lalu kami panggil orang tuanya untuk diberikan pembinaan bersama,” jelas Suparlan.

‎Selama para pelajar diamankan, dilakukan pendataan maupun pembinaan dan dalam proses penyerahan tersebut. Para pelajar diberikan pengarahan dan edukasi oleh petugas kepolisian tentang pentingnya menjaga ketertiban.

‎Serta bahaya ikut serta dalam aksi yang berisiko tinggi tanpa izin. Orang tua yang hadir juga diminta untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama di luar jam sekolah.

‎“Kami berharap langkah ini dapat menjadi pembelajaran bagi para pelajar agar lebih bijak dalam bertindak. Serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang belum tentu jelas tujuannya,” ungkapnya.

‎“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Karawang telah mencegah anak-anak yang akan ikut demo ke DPR RI. Karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap anak kami,” pungkasnya. (Lex)

Polres Karawang_AKBP Fiki Novian Ardiansyah

BERITA TERKAIT

BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

GIIAS 2025

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

Kantor Penasehat Hukum Hendri C Saragi, SH Desak Otopsi Jenazah Imam Komaini Sidik Oleh Tim Medis TNI: Mengungkap Tabir Kematian yang Penuh Tanda Tanya

Kantor Penasehat Hukum Hendri C Saragi, SH Desak Otopsi Jenazah Imam Komaini Sidik Oleh Tim Medis TNI: Mengungkap Tabir Kematian yang Penuh Tanda Tanya

Tragedi Pembunuhan Menyimpan Tanda Tanya, Ada Apa di Balik Peritiwa ini ?

Tragedi Pembunuhan Menyimpan Tanda Tanya, Ada Apa di Balik Peritiwa ini ?

Jalan Rusak di Daerah Pesantren Kelapa Sawit: Suara Warga yang Tak Kunjung Didengar

Jalan Rusak di Daerah Pesantren Kelapa Sawit: Suara Warga yang Tak Kunjung Didengar