Search for:
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polisi Kediri Monitoring Peringatan 1 Muharram 1446 H

Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polisi Kediri Monitoring Peringatan 1 Muharram 1446 H

Sinarpos.com l KEDIRI – 07/07/2024, Aparat Kepolisian di wilayah Kabupaten Kediri menggelar monitoring dan pengamanan kegiatan masyarakat dalam rangka peringatan 1 Muharram 1446 H yang merupakan tahun baru Islam.

Dalam hal ini, Polres Kediri beserta Polsek jajaran serentak melaksanakan pam perhelatan keagamaan umat Muslim tersebut di wilayah binaan masing-masing.

Beberapa kegiatan yang diadakan meliputi pengajian umum, do’a bersama, sholawat, pawai atau kirab 1 Suro, bersih desa hingga ziarah malam.

Salah satunya di wilayah Kecamatan Papar, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PWCNU) Papar di halaman kantor PWCNU Papar, Dusun Pathi, Desa Ngampel.

Kapolsek Papar Iptu Djuri Winarto, S.H. menyatakan bahwa pengajian ini dihadiri oleh sebanyak 700 jama’ah.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, Polri bekerja sama dengan personel TNI dari Koramil setempat beserta sejumlah Banser.

Kapolsek mengatakan, “Kami bekerja bersama-sama untuk memastikan terpeliharanya kamtibmas yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.”

H. Sugeng Riyanto, S.Pd.I., selaku penanggung jawab pengajian, memberikan apresiasinya terhadap Polsek Papar atas pengamanan yang dilakukan.

“Alhamdulillah atas kerja sama Polsek Papar, keamanan para jama’ah terjaga dengan baik, sehingga membuat acara ini berjalan lancar dan khidmat,” ucap H. Sugeng.

Selama kegiatan, beberapa langkah pencegahan gangguan kamtibmas dilakukan, seperti sterilisasi, pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi hingga pemeriksaan terhadap barang bawaan yang terkesan mencurigakan.

Petugas gabungan juga memberikan imbauan kepada jamaah agar tidak menggunakan bendera atau atribut perguruan silat guna mencegah potensi gangguan.

Terkait hal itu, Kapolsek menambahkan, “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pencegahan terhadap gangguan kamtibmas selama pelaksanaan kegiatan ini.”

Dengan pengamanan yang ketat dan koordinasi yang baik antar seluruh pihak yang terlibat, pengajian umum dapat berlangsung dengan aman dan penuh makna.

FRN/TIM.

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini