Pembangunan gedung sekolah SMAN Pasirjambu kelihatan sangat semeraut dan terkesan kumuh

Pasirjambu — kabupaten Bandung 

 Pekerjaan pembuangan tanah hasil cut and fill di lingkungan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Pasirjambu hingga kini belum juga direalisasikan.

 Kondisi tersebut menimbulkan persoalan baru, terutama bagi pihak operator alat berat yang mengaku mengalami kerugian finansial akibat belum turunnya anggaran dari pihak terkait.

Menurut pengakuan seorang operator alat berat berinisial DA, keterlambatan pencairan dana membuat proses mobilisasi alat dan pembuangan tanah tidak dapat dilanjutkan. DA menyebutkan bahwa dirinya telah beberapa kali meminta pihak sekolah untuk mendorong dinas terkait agar segera mencairkan anggaran yang dibutuhkan.

Kami sudah bekerja sesuai kesepakatan awal. Tapi sampai sekarang dana belum turun. Saya bahkan terpaksa menggadaikan motor pribadi untuk biaya mobilisasi alat berat, operasional, dan kebutuhan lainnya,” ujar DA ,kepada wartawan.

DA. juga mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta Kepala Sekolah SMAN Pasirjambu agar mendesak pihak dinas terkait supaya segera menurunkan dana, mengingat beban biaya operasional terus berjalan.

Sementara itu, tertundanya pembuangan tanah cut and fill dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas sekolah serta berpotensi menimbulkan masalah lingkungan di sekitar area sekolah. Material tanah yang belum dibuang masih menumpuk di lokasi dan belum mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait mengenai alasan keterlambatan pencairan dana tersebut. Pihak sekolah juga belum memberikan pernyataan tertulis terkait langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan 

permasalahan ini.

Pihak operator berharap agar pemerintah melalui dinas terkait dapat segera mengambil tindakan, sehingga pekerjaan dapat dilanjutkan dan tidak menimbulkan kerugian lebih besar bagi semua pihak yang terlibat di dalam nya.

***SODIKIN***

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek