Tragedi Berdarah Menteng 7!! Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area Gelar 40 Adegan Pra-Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Dalam Box Kontainer

Sinarpos.com

Medan – Kabut misteri yang menyelimuti kasus tewasnya Rahmadani Siagian mulai tersingkap. Pada Jumat (13/3/2026), personel Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area menggelar pra-rekonstruksi besar-besaran untuk menyusun kembali kepingan peristiwa yang berujung pada penemuan jasad korban di bantaran sungai kawasan Gang Seroja, Jalan Menteng VII.

Dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, proses hukum ini membedah setidaknya 40 adegan krusial.Langkah ini diambil sebagai upaya “uji petik” untuk menyelaraskan pengakuan para tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan realita di lokasi kejadian.

Penyidik membagi rangkaian simulasi ini ke dalam tiga titik utama yang menjadi saksi bisu peristiwa nahas tersebut:

1. Kamar Hotel: Lokasi ini menjadi titik paling kelam, di mana penyidik meyakini sebagai tempat terjadinya eksekusi terhadap korban.

2. Area Gerbang: Titik kedua yang berada tidak jauh dari hotel, diduga menjadi jalur mobilisasi jasad atau pelarian pelaku.

3. Bantaran Sungai: Lokasi terakhir di mana jasad Rahmadani ditemukan, yang sebelumnya sempat menghebohkan warga karena berada di dalam boks kontainer.

“Kita ingin memastikan apakah keterangan saksi dan tersangka itu sinkron dengan fakta di lapangan. Itulah esensi dari pra-rekonstruksi hari ini,” tegas Kombes Calvijn di sela-sela kegiatan.

Kombes Calvijn mengisyaratkan bahwa proses ini belum mencapai titik final. Dinamika di lapangan selama peragaan seringkali memunculkan detail-detail kecil yang sebelumnya terlewatkan.

“Prosesnya masih berjalan. Tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan adegan atau temuan baru yang muncul dari hasil pengembangan selama pra-rekonstruksi ini,” tambahnya.

Kasus ini sebelumnya menyedot perhatian publik Medan setelah identitas mayat perempuan dalam boks kontainer tersebut terungkap sebagai Rahmadani Siagian, seorang pendatang yang baru saja meniti karier di Kota Medan. Kini, publik menanti kepastian hukum bagi para pelaku di balik tragedi berdarah di Menteng VII tersebut.

(ard)

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek