
Sinarpos.com
Medan – Perjalanan karier panjang dan penuh prestasi akhirnya mengantarkan Tatan Dirsan Atmaja resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).
Mantan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumatera Utara tersebut kini mengemban amanah sebagai Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
Tatan Dirsan Atmaja merupakan perwira tinggi Polri kelahiran Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia adalah alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996, yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse dan kepemimpinan.
Karier kepolisian Tatan terbilang gemilang. Ia pernah menjabat sebagai Kapolsek Menteng Polres Metro Jakarta Pusat, Kapolsek Gambir, hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
Saat bertugas di Sumatera Utara, Brigjen Pol Tatan Dirsan Atmaja dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan Polda Sumut. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Asahan, kemudian Wakapolrestabes Medan, serta Kabid Humas Polda Sumatera Utara.
Nama Tatan semakin dikenal publik ketika menjabat sebagai Dirkrimum Polda Sumut. Di bawah kepemimpinannya, Ditreskrimum Polda Sumut berhasil mengungkap sejumlah kasus besar dan menonjol.
Salah satunya adalah kasus penembakan wartawan di Kota Pematangsiantar, Mara Salem Harahap.
Dalam kasus tersebut, Tatan bersama jajarannya berhasil mengungkap pelaku dan menangkap pihak-pihak yang terlibat, termasuk salah satu oknum TNI.
Selain itu, Tatan dan timnya juga berhasil mengungkap kasus perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, yang terjadi pada Agustus 2021.
Para pelaku yang menggunakan senjata api laras panjang berhasil ditangkap beberapa minggu setelah kejadian.Tak hanya itu, emas hasil rampokan yang sempat raib juga berhasil ditemukan, setelah diketahui disembunyikan di dalam tanah di wilayah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Kasus menonjol lainnya yang berhasil diungkap yakni penembakan terhadap mantan anggota DPRD Langkat, Paino. Pelaku yang ditangkap diketahui bernama Luhur Sentosa Ginting alias Tosa Ginting, anak dari tokoh pemuda Kabupaten Langkat, almarhum Okor Ginting.
Usai menjabat sebagai Dirkrimum Polda Sumut, Brigjen Pol Tatan Dirsan Atmaja kemudian dipindahtugaskan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri.
Pada periode tersebut, ia dikabarkan tengah menjalani pendidikan untuk memperoleh pangkat Brigadir Jenderal.
Kiprah Tatan sempat jarang terdengar di ruang publik. Namun, menjelang akhir tahun 2025, sosoknya kembali mencuat setelah beredar foto yang memperlihatkan dirinya telah resmi menyandang pangkat Brigjen Pol.
(ard)






