Search for:
Hampir Satu Desa Terendam Air, Warga Desa Klari Datangi PT DUNEX

Hampir Satu Desa Terendam Air, Warga Desa Klari Datangi PT DUNEX

SINARPOS.Com

Karawang – Setelah warga Perumahan Klari Indah Permai “KIP” RT 34 & RT 46 RW 08 Desa Klari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, mengalami kebanjiran pada tanggal 29 Juni 2024 kemarin, yang diduga salah satu faktornya dari tersumbatnya aliran air, karena adanya perubahan struktur posisi/bangunan di gorong – gorong PT DUNEX, perwakilan warga RW 08 Desa Klari bersama BPD Desa Klari mendatangi perusahaan Pergudangan yang berada di Desa Gintungkerta tersebut. Selasa (2/7/2024) Siang tadi.

Dalam agenda Audiensi antara warga RW 08 Desa Klari Perumahan Klari Indah Permai dengan pihak PT DUNEX Berjalan dinamis, pihak Warga yang diwakili oleh Drajat Hasibuan sebagai RW 08, Tambrin sebagai BPD, dan beberapa Tokoh masyarakat lainnya seperti Roni, yang merupakan warga asli Desa Klari, beserta beberapa orang lainnya, sementara dari pihak PT DUNEX diwakili oleh Ardi dan beberapa orang Staffnya.

Setelah pihak warga menyampaikan keinginannya, yang merasa menderita akibat banjir yang terjadi beberapa waktu kemarin, agar pihak Perusahaan bisa memperbaiki pintu masuk saluran air yang berasal dari pemukiman warga, melalui Drainase PT DUNEX, serta Pihak PT DUNEX juga bisa berupaya untuk menormalisasi aliran sungai baik di tempat sebelum masuk perusahaan, di dalam perusahaan maupun setelah melalui perusahaan.

Adapun tanggapan dari perusahaan yang disampaikan oleh Ardi, bahwa pihaknya merasa prihatin atas kejadian yang menimpa warga Desa Klari.

“Kami juga bisa merasakan apa yang masyarakat rasakan saat banjir kemarin, untuk itu kami akan segerae mencarikan solusi, baik untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang,” Ucapnya.

Untuk jangka Pendek, Ardi mewakili Perusahaan mengatakan, setidaknya dalam proses untuk menyelesaikan persoalan ini, jika dirinya sudah menyiapkan solusinya, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Untuk jangka pendek sendiri, Ardi meminta waktu satu bulan pertama untuk komunikasi dengan pimpinannya di Kantor Pusat.

“Untuk jangka pendek kami pastikan akan ada perbaikan saluran setidaknya dalam waktu satu bulan ini kami akan bekerja keras, baik sebelum air masuk ke perusahaan, dan untuk jangka Panjang, Kami akan membawa hal ini ke pusat pemerintahan Republik Indonesia,” Ungkapnya.

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini