

BANDUNG – SINARPOS .com
Bertempat di gedung BAZNAS center jalan gading Tutuka kabupaten Bandung.
Acara peresmian Restoran MAWMIE di gelar, yang di hadiri oleh kepala desa cincin H. Aceng Sujud,Kapolsek Soreang, camat Soreang,ketua BAZNAS Kabupaten Bandung,KH.Yusif Ali Tantowi, pemkesra kabupaten Bandung H.Mihammad usman yang mewakili Bupati Bandung dan instansi terkait lain nya,Jumat 27 /3/2026.
Brand kuliner Mawmie terus memperkuat posisinya di pasar ramen Indonesia dengan membuka cabang ke-8. Menariknya, pembukaan gerai kali ini mengusung konsep pemberdayaan aset umat melalui kerja sama strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
Optimalkan Aset Publik dengan Akad Ijarah
Dalam sesi wawancara, Management Mawmie Al ustd Rendy Saputra,menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak menggunakan sistem bagi hasil (revenue share), melainkan akad Ijarah atau sewa tetap (fix rent). Keputusan ini diambil sesuai dengan kaidah syariah untuk memberikan kepastian pendapatan bagi BAZNAS, sekaligus melindungi lembaga tersebut dari risiko fluktuasi penjualan,ujar nya.
Kontribusi untuk Asnaf
Dana sewa yang dibayarkan oleh Mawmie yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah per bulan, akan masuk sebagai pemasukan produktif bagi BAZNAS. Dana tersebut nantinya akan disalurkan kembali kepada para Asraf (penerima zakat) yang membutuhkan,”tambah Beliau.
Dengan demikian, setiap pelanggan yang makan di Mawmie secara tidak langsung turut berkontribusi pada program kemanusiaan BAZNAS melalui biaya sewa lahan yang dibayarkan perusahaan,tutur Al ustd Rendy Saputra.

Strategi Bisnis dan Menu Andalan
Selain membahas skema kerja sama, pihak Mawmie juga memaparkan beberapa poin penting mengenai operasional mereka.
Target Pasar: Mawmie memposisikan diri untuk bersaing langsung (head-to-head) dengan kompetitor besar seperti Gacoan.
Menu Hero: Berbeda dengan kompetitor yang berfokus pada mie kering, Mawmie mengandalkan Ramen Kuah sebagai produk unggulannya.
Tanggung Jawab Bangunan: Pihak mitra (Mawmie) bertanggung jawab penuh atas renovasi interior maupun eksterior gedung untuk memastikan kenyamanan pelanggan,tukas nya.

Rencana Ekspansi: Setelah cabang ke-8 ini, Mawmie menargetkan untuk segera membuka cabang ke-9 di Surabaya.
Melalui kolaborasi ini, Mawmie berharap bisnis dapat berjalan berkelanjutan (Mustain) sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan untuk umat melalui BAZNAS juga terus mengalir,pungkas Ustd Rendy saputra,sebagai jubir dari perusahaan MAWMIE.
**BALUNG***





