Search for:
DPW IPWL GMDM Sukabumi Raya Komitmen Berantas Peredaran Narkoba dan Obat Obat Terlarang

DPW IPWL GMDM Sukabumi Raya Komitmen Berantas Peredaran Narkoba dan Obat Obat Terlarang

sinarpos.com

Sukabumi – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) wilayah sukabumi raya akan melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten sukabumi), agar kedepannya BNNK dan DPW IPWL GMDM Wilayah sukabumi bisa menjalin kemitraan dalam penegakan hukum dan mempermudah dalam pencegahan maupun peredaran gelap NAPZA (Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif),Kamis 04/07/2024

Dalam agenda kunjungan silaturahmi tersebut juga sekaligus memberikan sosialisasi tentang bahayanya penggunaan obat – obat Golongan (G) pada kalangan generasi anak dibawah umur.selain itu juga akan dilakukan kerjasama antara BNNK dan DPW IPWL GMDM sukabumi untuk pemberantasan peredaran obat-obatan dan narkotika di wilayah hukum Kabupaten sukabumi

Sekretaris DPW IPWL GMDM sukabumi raya Azhar Viylan,S.Pd ketika ditemui di kantor sekretariat nya mengatakan, pentingnya sosialisasi dalam memberantas peredaran obat-obatan dan narkotika jenis lainya

“Insyallah dalam waktu dekat kita akan silaturahmi dan audiens dengan BNNK Kabupaten sukabumi,melihat peredaran obat obat-obatan yang saat ini banyak diperjualbelikan secara ilegal seperti obat yang termasuk golongan G (exymer dan tramadol)”.Katanya

Dikatakan azhar Viylan, Kalangan remaja sebagai generasi masa depan bangsa, harus betul betul bersih dari obat-obatan sejenis itu.dan ingkungan bagi generasi muda untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Mereka mempersiapkan diri untuk menjadi generasi yang kaya ilmu dan berkarakter positif, yang suatu saat akan menjadi ujung tombak keberhasilan bangsa.ungkapnya

Tetapi, bagaimana bisa mempersiapkan diri, bila dalam keseharian mereka mendapat iming-iming kesenangan dari narkoba? Padahal kesenangan itu semu. Jerat narkoba justru membuat mereka semakin terpuruk. Zat yang terkandung dalam narkotika membuat saraf mereka terganggu. Alih-alih mempersiapkan masa depan yang cemerlang, zat negatif pada narkotika justru membuat mereka senang sesaat dan melakukan hal-hal berisiko.imbuhnya

Zat adiktif pada narkotika merusak saraf. Sehingga generasi muda tidak dapat berpikir jernih bila mengonsumsi obat-obatan terlarang secara terus menerus alias ketagihan. Prestasi mereka menurun dan kualitas kedisiplinan berkurang. Perilaku menyimpang dilakukan, misalnya pergaulan bebas.

“Ini berawal dari ingin coba-coba atau sekadar ikut-ikutan hingga akhirnya mengalami ketergantungan,”Ujarnya

pewarta:Hilman

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini