Search for:
Awas Penipuan Berkedok Debt Collector, Seorang Warga Tangerang Jadi Korban

Awas Penipuan Berkedok Debt Collector, Seorang Warga Tangerang Jadi Korban

MODUS BARU PENIPUAN

Asep Jena (Jeje) melaporkan kasus tindak pidana penipuan saudaranya Encep Ruslan modus debt collector ke Polsek Cikupa (Foto: Asep Jena untuk Sinarpos)

SINARPOS.COM, TANGERANG || Saat ini banyak sekali penipuan dengan kedok baru, salah satunya penipu yang mengaku sebagai petugas juru tagih kredit macet kendaraan (debt collector).

Seperti yang dialami korban Encep Ruslan Bin Asep Hendar (22th) seorang karyawan swasta di kawasan Legok kabupaten Tangerang Provinsi Banten, warga Kampung Cingenge, RT 025 RW 010 Desa Purabaya Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, menjadi korban penipuan dan pemerasan oleh beberapa orang yang mengaku debt collector dari perusahaan leasing (pembiayaan). Dirinya mengalami kerugian ratusan ribu rupiah dan tindakan yang tidak mengenakan, Sabtu (16/12/2023) sekitar pukul 13.00 WIB.

Atas peristiwa tersebut, Encep Ruslan ditemani saudaranya Asep Jena (Jeje) melaporkan tindak pidana tersebut ke Polsek Cikupa Jalan Raya Serang Km.15,5 Km Cikupa, dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STPL/583/XII/SPKT/POLSEK CIKUPA/POLRESTA TANGERANG/POLDA BANTEN, dengan membawa barang bukti berupa struk transfer ke rekening pelaku dengan nomor rekening 4711011020217537 atas nama Rosdiana, nama Bank BRI.

Surat Tanda Penerimaan Laporan an. Encep Ruslan di Polsek Cikupa (Foto: Asep Jena untuk Sinarpos)

Kronologis kejadian menurut Encep, saat korban seorang diri pulang dari tempat kerja daerah Legok menuju Telaga Bestari Cikupa dengan mengendarai sepeda motor (Honda Beat Street).

Di tengah perjalanan  tepatnya di jalan raya Evanue Citra Raya Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, korban dipepet dan diberhentikan oleh empat orang pelaku tidak dikenal juga mengendarai sepeda motor dan mengaku sebagai debt coklector.

“Saya diberhentikan oleh pelaku yang mengaku dari pihak leasing, bahwa motor yang saya kendarai telah menunggak angsuran dan dengan modus mau ke kantor leasing saya malah di ajak berputar-putar oleh pelaku, motor, handphone dan stnk dikuasi oleh pelaku,” kata Encep.

Setiba di jalan raya Serang km 14 Desa Dukuh Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, menurut Encep, para pelaku berhenti dan meminta uang 300 ribu rupiah kepada saya.

“Kalau ingin motor, handphone dan stnk dikembalikan dan pelaku memberikan saya nomor rekening untuk mentransfer ke rekening pelaku. Kemudian saya transfer ke rekening tersebut dan barang-barang saya pun dikembalikan oleh pelaku,” tambahnya.

Korban Encep Ruslan (22th) karyawan swasta di kawasan Legok, Kab. Tangerang, memperlihatkan bukti surat laporan ke Polsek Cikupa (Foto: Asep Jena untuk Sinarpos)

Korban Encep Ruslan (22th) karyawan swasta di kawasan Legok, Kab. Tangerang, memperlihatkan bukti surat laporan ke Polsek Cikupa (Foto: Asep Jena untuk Sinarpos)

Menurut Asep Jena (Jeje), sepeda motor (Honda Beat) saudaranya itu cicilannya memang belum lunas, baru memasuki angsuran yang ke-7 tapi tidak ada keterlambatan pembayaran.

“1000 persen tidak ada keterlambatan dalam membayar cicilan sepeda motor tersebut,” ucap Asep menegaskan.

Selanjutnya Asep menambahkan, bahwa sepeda motor (Honda Beat) dengan nomor polisi A-3949-WAT tersebut mengambil angsuran 1 tahun dari Finance Spectra FIF Citra Raya, Ciakar Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Asep meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas modus-modus penipuan berkedok petugas leasing atau debt collector yang sangat merugikan dan meresahkan masyarakat ini.

Tuliskan Komentar Anda Tentang Informasi Ini