Satresnarkoba Polrestabes Medan Berhasil Ungkap Peredaran Narkotika Lintas Negara

Sinarpos.com

MEDAN — Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas negara yang melibatkan Indonesia dan Thailand. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu dengan total berat mencapai 52 kilogram.

Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, Rafly Yusuf Nugraha, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari penangkapan seorang pria berinisial MF di kawasan Jalan Setia Budi, Kota Medan, pada Kamis (29/1/2026).

“Dari tangan pelaku MF, petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 2 kilogram,” ujar Rafly dalam keterangannya, Senin (13/4/2026)

Tidak berhenti di situ, petugas kemudian melakukan pengembangan kasus hingga ke kawasan wisata Pantai Lhok Pu’uk. Di lokasi tersebut, polisi kembali menemukan 50 kilogram sabu yang diduga kuat berasal dari jaringan narkoba internasional yang beroperasi dari Thailand.

Menurut Rafly, pelaku MF mengaku nekat menjadi kurir karena tergiur dengan imbalan besar yang dijanjikan oleh jaringan tersebut.

“Pelaku mengaku diiming-imingi upah hingga Rp600 juta untuk dua orang, khususnya untuk membawa barang dari jalur laut menuju daratan,” jelasnya.

Rencananya, puluhan kilogram sabu tersebut akan diedarkan ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh aparat kepolisian sebelum barang haram itu beredar luas di masyarakat.

Saat ini, Satres Narkoba Polrestabes Medan masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap aktor utama di balik jaringan tersebut. Seorang bandar besar berinisial D diketahui telah masuk dalam daftar pencarian dan diduga memiliki peran penting dalam distribusi narkoba lintas negara ini.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika, khususnya yang melibatkan jaringan internasional yang menyasar wilayah Sumatera sebagai pasar peredaran.

(ard)

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek