PT. Mulya Anugerah Sumekar Barat Ciptakan Garam Premium Beryodium dengan Harga Terjangkau

SINARPOS.com || SUMENEP, JATIM – Produk garam beryodium asal Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan eksistensinya di pasar lokal, nasional dan bahkan internasional. PT Mulya Anugerah Sumekar, perusahaan yang berlokasi di Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, terus memproduksi garam berkualitas yang siap bersaing dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Produk yang dipasarkan dengan merek “Garam Mulya” ini hadir dalam kemasan praktis dan higienis dengan berat bersih 250 gram. Garam tersebut telah dilengkapi kandungan yodium minimal 30 ppm, sehingga dinilai layak untuk konsumsi rumah tangga dan mendukung kebutuhan gizi masyarakat.

Direktur Utama PT Mulya Anugerah Sumekar, Molyadi, yang merupakan putra daerah desa Kalianget Barat Sumenep, berkomitmen untuk mengembangkan potensi lokal melalui sektor produksi garam. Ia menilai bahwa Kabupaten Sumenep memiliki sumber daya alam yang melimpah, khususnya di wilayah pesisir seperti Kalianget.

“Sebagai putra daerah, kami ingin mengangkat potensi garam lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasaran,” ujarnya.

Selain itu, produk garam ini juga telah mengantongi sertifikasi halal, yang menjadi salah satu jaminan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen dalam menggunakannya sehari-hari.

Keberadaan industri pengolahan garam seperti PT Mulya Anugrah Sumekar diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar, termasuk membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan petani garam di wilayah Kabupaten Sumenep.

Dengan kualitas yang terus dijaga dan komitmen terhadap pengembangan produk lokal, PT Mulya Anugerah Sumekar optimistis dapat menjadi salah satu pelaku industri garam unggulan di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep.

” Kualitas dan harga jual kami insyaallah tidak kalah bersaing. Kami butuh dukungan serta support dari semua kalangan termasuk dari Pemerintah Daerah kabupaten Sumenep”, ungkapnya. (B)

  • BERITA TERKAIT

    Pangdam II/Sriwijaya melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas dalam rangka meninjau kesiapan dan pembangunan Batalyon

    MUSI RAWAS – Pangdam II/Sriwijaya melaksanakan…

    SELENGKAPNYA

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek