
Sinarpos.com,Purwakarta – Wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Purwakarta. Pada Minggu, 05 April 2026 sekira pukul 16.05 WIB, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, menghadiri langsung prosesi pemakaman almarhum Dadang Bin Jamin Supriatna yang diduga menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia.
Kegiatan pemakaman tersebut dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Cijeler, Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, yang kemudian dilanjutkan dengan takziah ke rumah duka.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Campaka AKP Firman Budiarto, S.Pd, didampingi Kanit Intel Polsek Campaka IPDA Irman Sutris, Kanit Identifikasi Polres Purwakarta BRIPKA Ahmad Sofwanudin, serta personel dari Polsek Campaka, Polsek Darangdan, dan Sat Reskrim Polres Purwakarta, bersama keluarga dan masyarakat sekitar.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel kepolisian dari Polsek Campaka dan Polsek Darangdan turut membantu secara langsung proses pemakaman, mulai dari pengurusan jenazah hingga pengantaran ke tempat peristirahatan terakhir. Hal ini sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Usai prosesi pemakaman, Kapolres Purwakarta beserta rombongan melanjutkan kegiatan takziah ke rumah duka dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas menyampaikan bahwa pihaknya turut berduka cita yang mendalam atas peristiwa tersebut serta memastikan proses penanganan kasus dilakukan secara serius.
“Kami dari Polres Purwakarta turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Kami pastikan bahwa kasus dugaan penganiayaan ini akan ditangani secara maksimal, cepat, dan transparan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.
Polres Purwakarta juga menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap secara tuntas peristiwa tersebut guna memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.***Galang





