Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Way Marang Pesisir Barat Lampung

Sinarpos.com

Pesisir Barat – Mayat pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia mengambang tersangkut di antara kayu di aliran Sungai way Marang tepatnya di belakang kawasan Pasar Senin Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat Lampung pada hari Jum’at 20 Maret 2026. Masyarakat sekitar pertama kali menemukan jasad korban usai melihat jasad korban muncul mengapung di permukaan.

Mendapat laporan masyarakat tersebut, terlihat di lokasi tim gabungan petugas dari Polsek Ngaras Polres Pesisir Barat  melakukan proses evakuasi. Ciri korban saat ditemukan mengenakan baju kaos warna hitam  dan celana pendek berwarna coklat serta tidak menggunakan alas kaki.

Informasi yang dihimpun Jurnalis Sinarpos.com dilapangan mayat yang ditemukan diduga adalah salah satu Peratin (Kades) di kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat Lampung, informasi itu diperkuat setelah jurnalis Sinarpos.com mengkonfirmasi hal tersebut dengan ketua Adepsi Kabupaten Pesisir Barat Bapak Edison dan Mayat tersebut kini sedang dibawa ke Bandar Lampung untuk dilakukan otopsi.

Beberapa alat bukti dilapangan memperkuat bahwa mayat tersebut diduga benar peratin pagar dalam kecamatan Pesisir Selatan Eriza Deska Aryanto dengan ditemukannya kartu tanda identitas penduduk (KTP) dan Hp milik Peratin (kades). Terkait penyebab kematian Peratin (Kades) Pekon Pagar Dalam Kecamatan Pesisir Selatan ER belum bisa Dipastikan dan masih menjadi misteri.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media Sinarpos.com sedang menunggu informasi lebih lanjut dari pihak Kepolisian Polres Pesisir Barat.

  • BERITA TERKAIT

    Diduga Adanya Tanda Tanda Kekerasan Di Jenazah Kades Pekon Pagar Dalam : Apdesi Kabupaten Pesibar Minta Kepolisian Polres Pesibar Usut Tuntas Kematian Dan Ungkap Motifnya

    Sinarpos.com Pesisir Barat – Assosiasi Pemerintah…

    SELENGKAPNYA

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek