
Ciamis,- Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Agung Ciamis saat puluhan hafidz dan hafidzah melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an tanpa melihat mushaf dalam kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Minggu hingga Senin (15–16 Maret 2026), bertepatan dengan 25–26 Ramadhan 1447 Hijriah.
Sebanyak 48 hafidz dan hafidzah dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Ciamis mengikuti kegiatan khataman Al-Qur’an tersebut. Tasmi ini menjadi momentum spiritual untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus menjaga kualitas hafalan para penghafal Al-Qur’an di daerah tersebut.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis, Universitas Islam Darussalam Ciamis, serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Ciamis.
Dalam kesempatan itu, Asisten Daerah (Asda) III Kabupaten Ciamis H. Wawan Ruhiyat hadir mewakili Bupati Ciamis yang berhalangan. Ia membacakan sambutan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat memberikan penghargaan kepada Balai Pendidikan Islam Pondok Pesantren Darussalam yang telah menggagas kegiatan tasmi tersebut.
Menurutnya, Tasmi Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan upaya nyata dalam menjaga kemurnian dan kualitas hafalan Al-Qur’an para huffadz di Kabupaten Ciamis.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, KH. Fadlil Munawwar Mansur, mengapresiasi partisipasi berbagai pesantren yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ia menuturkan, kegiatan tasmi tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi hafalan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berakhlak dan berkarakter Qur’ani.
“Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang kuat dalam iman, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis, KH. Saeful Ujun. Ia menilai kegiatan Tasmi Al-Qur’an sangat penting untuk terus dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya pada bulan suci Ramadhan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menjadi sarana memperluas syiar Islam di tengah masyarakat.
“Manfaatnya sangat besar. Baik yang membaca maupun yang mendengarkan ayat-ayat suci
Al-Qur’an sama-sama mendapatkan pahala. Oleh karena itu, setiap kegiatan yang berkaitan dengan syiar agama perlu kita dukung bersama,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat nilai-nilai agama dalam membina generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial yang kian kompleks.
Melalui kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an ini diharapkan semangat mencintai, mempelajari, dan menghafal Al-Qur’an di Kabupaten Ciamis terus tumbuh. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi fondasi spiritual dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berperadaban.





