AKSELERASI ELIMINASI TBC, PEMKAB PESISIR BARAT IKUTI RAKOR BERSAMA KEMENDAGRI

Sinarpos.com

PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang digelar di Ruang Rapat Batu Gukhi, Kamis (12/3/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I, Ir. Armand Achyuni, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Asisten I didampingi jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) beserta staf.

Keikutsertaan Pemkab Pesisir Barat dalam rakor tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanggulangan penyakit menular, khususnya TBC, di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama. Rakor ini juga bertujuan menyelaraskan strategi nasional dengan implementasi program di tingkat daerah.

Dalam arahannya, pihak Kemendagri menegaskan bahwa penanganan TBC tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor. Beberapa fokus utama yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain peningkatan penemuan kasus melalui deteksi dini secara masif di masyarakat, memastikan pasien TBC mendapatkan akses pengobatan hingga tuntas guna mencegah resistensi obat, serta optimalisasi alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung fasilitas kesehatan dan kader kesehatan di lapangan.

Sementara itu, Asisten I beserta jajaran yang hadir menyampaikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk menindaklanjuti arahan dan instruksi dari pemerintah pusat. Mengingat karakteristik geografis wilayah Pesisir Barat, pemerintah daerah berencana memperkuat peran puskesmas serta bidan desa dalam melakukan pemantauan terhadap penderita TBC di masyarakat.

“Penanggulangan TBC memerlukan kerja sama semua pihak. Kami akan memastikan koordinasi antara Dinas Kesehatan, perangkat pekon (desa), hingga kader kesehatan berjalan selaras agar target eliminasi TBC di Kabupaten Pesisir Barat dapat tercapai tepat waktu,” ujar perwakilan Pemkab Pesisir Barat usai rapat.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) semakin proaktif dalam mendukung upaya menciptakan lingkungan yang sehat serta bebas dari ancaman penyakit TBC di Kabupaten Pesisir Barat. 

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek