6 Tahun Bersholawat Dalailul Wushul Ilaa Hadhrati Arrasul

Darussalam, Kamwar, Kabupaten Bandung 15 Maret 2025 – Jamaah pengamal sholawat memperingati enam tahun istiqamah membaca Dalailul Wushul Ilaa Hadhrati Arrasul dalam suasana penuh syukur dan keberkahan di lingkungan Masjid Syaikh Ajib. Momentum ini menjadi pengingat perjalanan spiritual jamaah dalam menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ melalui bacaan sholawat yang diamalkan secara rutin.

Kegiatan tersebut disampaikan oleh Guru Mursyid, Syaikh Ajib, yang menceritakan awal mula dirinya menerima kitab Dalailul Wushul Ilaa Hadhrati Arrasul. Saat pertama kali diperkenalkan, kitab tersebut disertai penjelasan bahwa dengan membaca dan mengamalkannya, seseorang dapat memperoleh kedekatan batin hingga merasakan perjumpaan dengan Baginda Rasulullah ﷺ.

Menurut beliau, pengalaman tersebut tidak hanya dirasakan oleh penerima pertama kitab tersebut, tetapi juga oleh beberapa pengikut yang mengamalkannya dengan penuh keikhlasan dan istiqamah. Hal ini menjadi motivasi bagi para jamaah untuk terus membaca dan mengkaji isi kitab tersebut secara mendalam.

Dalam perjalanan enam tahun pengamalan, jamaah merasakan banyak manfaat spiritual. Selain membiasakan diri membaca sholawat, mereka juga terdorong untuk mempelajari makna dan kandungan kitab tersebut, sehingga semakin memahami hakikat dan fungsi sholawat dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasulullah ﷺ.

Lebih dari itu, pengamalan kitab ini juga menumbuhkan kecintaan kepada penulisnya sekaligus mempertebal rasa cinta kepada Baginda Rasulullah ﷺ. Melalui proses tersebut, jamaah merasakan peningkatan keimanan, ketenangan hati, serta kedekatan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Perjalanan tersebut kemudian mengantarkan jamaah untuk bertemu dengan Guru Mursyid mereka, Syaikh Mukhtar, yang merupakan penulis kitab Dalailul Wushul Ilaa Hadhrati Arrasul. Beliau dikenal sebagai sosok yang membimbing para muridnya dalam memperdalam amalan sholawat dan menjaga kesinambungan sanad spiritual.

Menurut Syaikh Ajib, kehadiran Syaikh Mukhtar menjadi jaminan tersambungnya para jamaah kepada Baginda Rasulullah ﷺ melalui jalur amalan sholawat yang diwariskan. Oleh karena itu, enam tahun perjalanan ini dipandang sebagai nikmat besar yang patut disyukuri bersama.

Sebagai bentuk rasa syukur tersebut, jamaah diundang untuk menghadiri kegiatan malam 27 Ramadhan yang akan dilaksanakan pada Malam Selasa, 16 Maret 2026, di Masjid Syaikh Ajib, Darussalam, Kamwar, Kabupaten Bandung. Acara ini diharapkan menjadi momentum memperkuat keberkahan Ramadhan, keberkahan sholawat, dan keberkahan bimbingan Guru Mursyid.**

Samber: Nati/Editor: Sam

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek