
SINARPOS.com Cikampek, 27 Februari 2026 – Pemerintah Desa terus mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal melalui pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal tersebut terlihat dalam kunjungan Kepala Desa Cahyadi bersama Aceng Sugriwa ke lokasi penanaman jamur yang dikelola oleh BUMDes Desa Kamojing, di wilayah Desa Kamojing.

Dalam video kegiatan tersebut, terlihat Kepala Desa bersama rombongan meninjau langsung proses budidaya jamur, mulai dari ruang penyimpanan baglog hingga area perawatan. Mereka berdialog dengan pengelola dan pekerja mengenai proses produksi, perawatan, hingga potensi pemasaran hasil panen.

Cahyadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras pengelola BUMDes yang telah mengembangkan usaha budidaya jamur sebagai salah satu sektor unggulan desa. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus memberikan dukungan agar usaha tersebut dapat berkembang lebih luas dan berkelanjutan.
“Budidaya jamur ini menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan. Selain modal yang relatif terjangkau, perawatannya juga bisa dilakukan oleh masyarakat desa dengan pendampingan yang tepat,” ujarnya dalam kunjungan tersebut.
Sementara itu, Aceng Sugriwa turut memberikan motivasi kepada pengelola agar tetap menjaga kualitas produksi dan memperluas jaringan pemasaran. Ia menilai, jika dikelola secara profesional dan konsisten, usaha jamur dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi desa serta membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Lokasi budidaya jamur yang dikunjungi tampak tertata rapi dengan sistem rak penyimpanan baglog yang tersusun sistematis. Kondisi ruang tanam juga terlihat terjaga kelembapannya, sebagai faktor penting dalam pertumbuhan jamur yang optimal.
Program budidaya jamur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), tetapi juga menjadi contoh pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendorong inovasi usaha melalui BUMDes guna mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa dan tokoh masyarakat dalam membangun sektor usaha produktif yang berorientasi pada kesejahteraan warga.
**Iyut Ermawati





