
SINARPOS.com, Cikampek 25 Februari 2026 – Sosok pemimpin desa yang dekat dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Hal tersebut tercermin dari kepemimpinan Kepala Desa Kamojing, Cahyadi, yang dikenal aktif menjalin sinergi bersama warga dalam berbagai aspek pembangunan.
Desa Kamojing yang berada di wilayah Cikampek, Kabupaten Karawang, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, maupun pemberdayaan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Cahyadi, berbagai program desa diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil warga.
Dalam kesehariannya, Cahyadi dikenal sebagai figur yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Ia kerap turun langsung ke lapangan untuk memastikan program berjalan sesuai harapan. Pendekatan komunikasi yang humanis menjadi ciri khas kepemimpinannya, sehingga terbangun hubungan harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat.
Sinergitas tersebut juga terlihat dari kebersamaannya dengan tokoh masyarakat setempat, salah satunya Aceng Sugriwa. Kolaborasi antara pemerintah desa dan unsur masyarakat dinilai menjadi pondasi penting dalam menciptakan stabilitas sosial sekaligus mempercepat pembangunan desa.
Beberapa program prioritas yang dijalankan meliputi peningkatan pelayanan administrasi, penataan lingkungan, serta penguatan kegiatan sosial kemasyarakatan. Pemerintah Desa Kamojing juga mendorong partisipasi warga dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa agar setiap kebijakan benar-benar mewakili kebutuhan masyarakat.
Cahyadi menegaskan bahwa kemajuan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Desa Kamojing diharapkan terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Kehadiran pemimpin yang merangkul dan bersinergi dengan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan dari desa dapat berjalan efektif ketika komunikasi, transparansi, dan kebersamaan dijadikan landasan utama.
**Iyut Ermawati





