
SINARPOS.com Bandung Barat – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H., mendampingi Plt. Wakil Jaksa Agung Prof. Dr. Asep Nana Mulyana dalam kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat yang berlokasi di Jalan Maribaya No. 94, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (23/2/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr. Hendro Dewanto, S.H., M.Hum., Kepala Pusat Kesehatan Yustisial Dr. Faizal Arief Nurokhman, M.Si., Ketua DPRD Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tinggi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Bupati Bandung Barat, Wali Kota Bandung, Forkopimda Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, serta Forkopimda Kota Bandung dan para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Kajati Jabar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan rumah sakit tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan wujud komitmen Kejaksaan dalam mendukung pemenuhan hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak, sekaligus memperkuat sinergi antara institusi penegak hukum, pemerintah daerah, dan mitra strategis.
Rumah sakit ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 89.085 meter persegi yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2025 dan telah melalui proses verifikasi administrasi secara lengkap. Ke depan, rumah sakit ini diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berintegritas, tidak hanya bagi keluarga besar Adhyaksa tetapi juga bagi masyarakat umum.
Selain layanan medis umum, fasilitas ini juga dirancang untuk mendukung pelayanan kesehatan yustisial, termasuk layanan forensik klinik dan dukungan medikolegal yang berkaitan dengan proses penegakan hukum.
Sementara itu, Plt. Wakil Jaksa Agung dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat merupakan bagian dari upaya institusi Kejaksaan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan yang berkualitas. Ia berharap kehadiran rumah sakit ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses kesehatan masyarakat sekaligus menunjang efektivitas pelaksanaan tugas penegakan hukum.
Momentum peletakan batu pertama ini menjadi awal dari tanggung jawab bersama untuk memastikan proses pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat berharap seluruh pihak yang terlibat bekerja secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas agar proyek strategis ini dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Jawa Barat.
Melalui sinergi antara Kejaksaan, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan, Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat diharapkan berkembang menjadi fasilitas pelayanan kesehatan yang modern, unggul, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Respon Masyarakat
Kepala Desa Kayuambon, Hari Irawan, menyambut positif pembangunan rumah sakit tersebut. Ia menilai keberadaan RS Adhyaksa akan menjadi fasilitas kesehatan modern pertama di wilayahnya yang dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga Lembang dan sekitarnya.
Tata S, tokoh masyarakat Kayuambon, juga mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar pembangunan rumah sakit ini dapat menyerap tenaga kerja lokal, khususnya tenaga kesehatan dari wilayah Lembang. Ia juga berharap masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lengkap dengan biaya terjangkau, bahkan jika memungkinkan tersedia layanan gratis bagi warga kurang mampu.
Sementara itu, Titi S, warga yang sebelumnya menggarap lahan sayuran di lokasi tersebut, mengaku merasa terbantu karena pemerintah tetap memberikan bentuk kerohiman atas dampak pembangunan RS Adhyaksa. Ia berharap kehadiran rumah sakit ini membawa manfaat besar bagi masyarakat sekitar sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
**Humas Kejati Jabar





