
Sinarpos.com – Karawang. Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Karawang memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-4 sekaligus menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2026 di Aula Kantor Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Senin (2/2/2026).
Acara ini dihadiri Ketua DPW PAPDESI Jawa Barat, H. Abdul Halim, Asda I Karawang Ridwan Salam, Kepala Dinas DPMD Karawang M. Syarfuloh, serta ratusan kepala desa di bawah naungan PAPDESI Karawang.
Kepala DPC PAPDESI Karawang, Deni Supriatna, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya peringatan Harlah, tetapi juga momentum konsolidasi untuk menyinkronkan program pusat dan daerah serta menyusun strategi pembangunan desa ke depan.
“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan kami, seluruh lurah dan kepala desa berkumpul untuk memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan,” ujarnya.
Tantangan Dana Desa
Deni menyoroti kondisi anggaran dana desa yang mengalami pemangkasan signifikan karena dialihkan untuk proyek strategis nasional. Ia menekankan bahwa kepala desa harus kreatif dan inovatif dalam mengembangkan potensi lokal agar Pendapatan Asli Desa (PADes) terus bertambah.
“Kepala desa jangan berpangku tangan hanya mengandalkan dana desa. Manfaatkan potensi desa wisata, UMKM dengan produk khas desa, dan potensi lainnya agar PADes bertambah,” tegasnya.
Solidaritas Sosial
Ketua pelaksana Harlah ke-4 PAPDESI Karawang, Lurah Roy, menyampaikan bahwa peringatan kali ini digelar sederhana, mengingat sebagian masyarakat sedang tertimpa musibah banjir.
“Yang terpenting adalah silaturahmi dengan seluruh anggota PAPDESI Karawang. Kami juga mengadakan penggalangan donasi untuk membantu masyarakat yang tertimpa banjir, dan dalam waktu dekat akan melaksanakan bakti sosial,” pungkasnya.
Penutup
Peringatan Harlah ke-4 dan Rakercab PAPDESI Karawang menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar kepala desa, mendorong inovasi pembangunan desa, sekaligus menunjukkan kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak bencana. Dengan semangat kebersamaan, PAPDESI Karawang berkomitmen mendukung pembangunan desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
( Iyut Ermawati)





