Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Lebakmuncang Picu Kekhawatiran Banjir Lumpur Akibat Turun Hujan Hampir Setiap Hari

Proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi Baru Sampeu di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat akibat terjadinya banjir lumpur yang mengarah ke area permukiman warga.

Peristiwa banjir lumpur tersebut dirasakan oleh warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek, terutama saat hujan turun, sehingga permukiman masyarakat terdampak secara langsung dan menimbulkan rasa tidak aman.

Kekhawatiran warga muncul karena kondisi lingkungan yang berubah sejak adanya pembangunan, di mana aliran lumpur mengancam rumah-rumah penduduk yang berada di sekitar area proyek Sekolah Rakyat tersebut.

Setiap kali hujan turun, masyarakat setempat merasa waswas dan khawatir akan keselamatan lingkungan tempat tinggal mereka, karena banjir lumpur terus berulang dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Warga menilai bahwa kondisi ini dapat membahayakan, mengingat wilayah permukiman berada dekat dengan area pembangunan dan berpotensi terdampak lebih besar apabila curah hujan meningkat.

Rasa takut masyarakat semakin besar karena mereka membandingkan situasi yang dialami dengan peristiwa longsor di wilayah Ciasarua, Kabupaten Bandung Barat, yang pernah terjadi dan menimbulkan dampak serius.

Menurut warga, kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan, karena banjir lumpur yang terjadi berulang kali saat hujan menimbulkan ancaman nyata terhadap keselamatan dan kenyamanan hidup masyarakat sekitar.

Masyarakat Desa Lebakmuncang berharap adanya perhatian dan penanganan yang serius terhadap kondisi ini agar kekhawatiran akibat banjir lumpur dan potensi longsor tidak terus membayangi kehidupan mereka.

Sodikin Sam

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek