
Sinarpos.com
Medan – Kebakaran hebat melanda pabrik sandal Swallow milik PT Garuda Mas Perkasa di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Medan, pada Selasa (27/1/2026) malam.
Api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan pabrik, menimbulkan kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan.
Peristiwa ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar, sementara karyawan yang masih berada di dalam pabrik langsung berlarian keluar untuk menyelamatkan diri. Api mulai terlihat sekitar pukul 22.00 WIB dan terus membesar karena bahan baku pabrik yang mayoritas terbuat dari karet.
Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan segera dikerahkan ke lokasi dengan belasan unit mobil pemadam. Upaya pemadaman menghadapi kendala karena api cepat merambat ke bagian produksi yang dipenuhi bahan mudah terbakar.
Kebakaran yang terjadi di pabrik Swallow tersebut dilaporkan mulai berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan pabrik, menciptakan pemandangan seperti lautan api.
Berdasarkan keterangan dari salah seorang petugas keamanan di area kejadian menyebutkan adanya suara ledakan yang terdengar beberapa kali dari dalam pabrik. Aroma seperti ban karet yang terbakar juga tercium sepanjang jalan di sekitar lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran berjuang keras memadamkan api yang sangat besar. Kesulitan dalam pemadaman disebabkan oleh banyaknya tumpukan material mudah terbakar, seperti karet, di dalam pabrik. Api yang terus membesar dan meluas membuat petugas harus menyemprotkan air dari berbagai sisi bangunan secara bergantian.
Pantauan awak media Sinarpos.com dilokasi, petugas masih berjibaku memadamkan api yang terus membesar dan meluas.
Peristiwa kebakaran pabrik ini sempat menjadi tontonan warga yang memadati sekitar lokasi, membuat arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso sempat macet total. Beberapa karyawan di kawasan industri sekitar juga menghentikan aktivitas mereka dan menunggu situasi kembali aman.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selama proses pemadaman, akses jalan di sekitar lokasi kebakaran ditutup sementara oleh aparat kepolisian untuk memastikan keselamatan warga dan kelancaran kerja petugas, yang menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun jumlah kerugian yang ditimbulkan.
Pihak berwenang menyatakan bahwa penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada faktor teknis di dalam bangunan pabrik, namun belum ada kesimpulan resmi.
Pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan bersama tim Inafis Polres Pelabuhan Belawan telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
(ard)





