MUSRENBANG Pekon Batu keramat Fokuskan Perlindungan Mata Air untuk RKPD 2027

Sinarpos.com


Tanggamus — Pemerintah Pekon Batu keramat, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) tingkat pekon pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2027.


Musrenbang yang berlangsung dengan suasana kondusif ini menjadi ruang diskusi terbuka antara pemerintah pekon dan berbagai elemen masyarakat. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan beragam aspirasi serta permasalahan yang selama ini dirasakan di Pekon Batu keramat, mulai dari infrastruktur hingga isu lingkungan.


Namun, dari berbagai usulan yang disampaikan, pembahasan akhirnya mengerucut pada satu persoalan krusial, yakni kondisi mata air Pekon Batu keramat. Masyarakat secara kolektif mengusulkan pembangunan pagar di sekitar ruang lingkup mata air sebagai langkah perlindungan lingkungan. Usulan ini muncul karena maraknya oknum tidak bertanggung jawab yang membuang sampah sembarangan di sepanjang jalan poros sekitar kawasan mata air.


Akibat perilaku tersebut, mata air Pekon Batu keramat dikhawatirkan mengalami pencemaran. Padahal, mata air ini memiliki fungsi vital sebagai sumber air bersih yang dimanfaatkan oleh masyarakat Pekon Batu keramat serta mendukung kebutuhan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus. Warga menilai, jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan keberlanjutan sumber daya air di masa mendatang.


Kepala Pekon Batu keramat, Masrantok, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa usulan pembangunan pagar mata air merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Ia menegaskan bahwa aspirasi tersebut akan diperjuangkan agar dapat masuk dalam prioritas perencanaan pembangunan daerah.


“Musrenbang ini bukan sekadar formalitas, tapi wadah menyatukan suara masyarakat. Perlindungan mata air adalah kebutuhan bersama, karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.


Kegiatan Musrenbang ini turut dihadiri oleh Badan Himpun Pemekonan (BHP), Ketua LPM Abah Anom, beserta jajaran aparatur Pekon Batu keramat. Hadir pula Kepala Sekolah SDN 1 Batu keramat Bapak Suradi A.R., Babinsa Bapak Agung Pribadi, Pendamping Desa Bapak Ruli setiawan , serta perwakilan dari Kantor Kecamatan Kotaagung Timur.


Dengan terselenggaranya Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan masyarakat, khususnya terkait perlindungan mata air Pekon Batu keramat, dapat menjadi perhatian serius dan diakomodasi dalam RKPD Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2027. Pemerintah pekon bersama masyarakat berharap pembangunan yang direncanakan nantinya benar-benar berdampak positif dan berkelanjutan bagi generasi ke depan.

Pewarta : Dedi Okta Kabiro Tanggamus

  • BERITA TERKAIT

    BERITA KHUSUS (VIDEO STREAMING)

    Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Catat Kinerja Positif: Penerimaan Lampaui Target, Pengawasan Semakin Intensif Sepanjang 2025

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Kasus Penyerobotan Lahan 1.564 Hektare Mukhtar & Srimahyuni: Ratu Prabu 08 Surati Polres dan Kuasa Hukum Desak Polres Bertindak Tegas

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    Exhumasi Imam Komaini Sidik: Bongkar Tabir Kebohongan Kasus Pembunuhan di Rimbo Bujang

    GIIAS 2025

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Belasan Media Nasional Kawal Kasus Kematian Imam Komaini Sidik: Dugaan Pembunuhan Terencana, Hanya Satu Tersangka Ditahan?

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”

    Keluarga Korban Pembunuhan Imam Komaini Sidik Desak Pengungkapan Komplotan Pelaku: “Kami Percaya Ini Bukan Ulah Satu Orang”
    error: Maaf.. Berita ini diprotek